FAJARNUSA.COM -- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyoroti terkait model rumah panggung yang dinilai dapat mencegah masalah banjir, pada Rabu, 12 Maret 2025.
Pria yang akrab disapa Menteri Ara itu menuturkan upaya pihaknya demi wilayah DKI dan sekitarnya tidak lagi mengalami insiden banjir.
Hal itu diutarakan Ara saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi serta para bupati Jabar lainnya.
Baca Juga: Berkesan, Syaikh Abdurrahman Al Ausy Kunjungi Kabupaten Indramayu
Menteri PKP pun mengatakan pembangunan di sektor perumahan menjadi hal penting dalam mitigasi bencana banjir di Jabar.
"Kami membahas kawasan permukiman agar ke depan tidak terjadi banjir seperti di Bekasi dan wilayah lainnya," tutur Ara kepada awak media di Jakarta, pada Rabu, 12 Maret 2025.
"Pembangunan di sektor perumahan harus memperhatikan dampak lingkungan," lanjutnya.
Di sisi lain, Ara mengungkap rencana pembangunan rumah panggung berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) di beberapa wilayah di Jabar.
Baca Juga: Ahok Diperiksa Skandal Pertamina, Eks Komut Perusahaan BUMN Itu Ngaku Senang Bantu Kejaksaan
Hal itu dengan mencontoh proyek serupa di Muara Angke, Jakarta Utara yang sebelumnya dilakukan Presiden Prabowo Subianto saat masih menjadi Menhan RI periode 2018-2023.
Ara menyebut, pada tahun 2023 lalu, Prabowo membangun rumah panggung di Muara Angke dengan dukungan CSR.
Terkait hal itu, Ara mengklaim pihaknya akan mempertimbangkan pengembangan model serupa secara bertahap di wilayah Subang, Karawang, dan Bekasi.
Baca Juga: Wabup Jigus Dorong Optimalisasi Pengumpulan Zakat Fitrah di Kabupaten Cirebon
"Kami bersyukur sudah ada contoh model rumah panggung yang dibuat oleh Presiden Prabowo di Muara Angke, sangat bagus," tuturnya.
"Semoga bisa menjadi contoh untuk pembangunan dan penataan kawasan di Jawa Barat, baik di wilayah pegunungan maupun pesisir," tandas Ara.***