FAJARNUSA.COM — Pekan Raya Cirebon (PRC) yang diinisiasi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, resmi dibuka oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, pada hari Minggu (22/10/2023).
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Watubelah Kecamatan Sumber dan menyajikan ratusan stand dengan beragam produk, mulai dari jajanan jadul, kebutuhan pokok, properti, fashion, hingga kebutuhan lainnya. Tidak hanya itu, PRC yang akan berlangsung hingga 16 November 2023 ini juga akan memiliki wahana mainan anak, yang diharapkan dapat menarik kunjungan masyarakat.
Bupati Imron mengungkapkan apresiasinya terhadap PRC, yang merupakan bagian dari Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2023.
Baca Juga: Kritikus Faizal Assegaf Soroti Politik Dinasti dan Nepotisme di Pesta Politik 2024
Acara ini dianggap sebagai platform yang menghubungkan UMKM, pengusaha, dan pemerintah untuk terlibat secara langsung.
"Di PRC ini, masyarakat bisa mengetahui produk yang ada di Cirebon dan juga pembangunan di Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.
Sambil berharap agar kegiatan ini dapat ditingkatkan keefektifannya di masa depan, Imron menekankan pentingnya PRC dalam mempromosikan produk lokal dan pembangunan di Kabupaten Cirebon.
Baca Juga: Jelang Pilpres 2024 Cara Membatasi Paparan Berita Politik Untuk Hindari Berita Palsu
“Sekarang saja yang mendadak, sudah bagus. Untuk kedepannya, harus diobrolkan secara matang lagi, agar bisa lebih maksimal,” lanjutnya.
Ketua Panitia HSN 2023 PCNU Kabupaten Cirebon, Sangudi, mengungkapkan bahwa PRC melibatkan 148 stand, termasuk 100 stand komersil dan 48 stand untuk UMKM. Pedagang kaki lima juga akan turut serta dalam acara ini bersama dengan wahana mainan anak yang baru dibuka.
Sangudi menekankan bahwa PRC merupakan kontribusi PCNU Kabupaten Cirebon untuk masyarakat dan pemerintah Kabupaten Cirebon, dan harapannya adalah untuk meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dalam pelaksanaan PRC selanjutnya.
Baca Juga: BMKG Umumkan Kota Bandung Masuki Masa Pancaroba, Waspadai Perubahan Cuacanya!
“Sehingga diharapkan, pada pelaksanaan PRC selanjutnya, kolaborasi dengan pemerintah bisa ditingkatkan,” harap Sangudi.
Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi berharap bahwa PRC akan menjadi miniatur perekonomian Kabupaten Cirebon dan mengundang seluruh perusahaan lokal untuk ikut serta. Hal ini akan membantu masyarakat menyadari keberagaman produk yang diproduksi di Cirebon.
Selain menjadi ikon dari Kabupaten Cirebon, PRC juga menjadi ikon dari peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Cirebon, dengan acara ini menjadi bagian tetap dalam perayaan HSN setiap tahun.