nasional

Pilu!!! Bocah Di Malang Disekap Dan Disiksa Keluarganya Sendiri

Kamis, 12 Oktober 2023 | 21:35 WIB
Bocah disekap oleh keluarganya sendiri (foto:timesindonesia)

FAJARNUSA.COM — D, bocah 7 tahun di Kota Malang Jawa Timur, menjadi korban penyiksaan dan penyekapan oleh orang tuanya.

Perbuatan keji itu dilakukan oleh ayah kandung D, ibu tiri, serta keluarga ibu tirinya yang diperkirakan berjumlah 4 orang.

Dugaan penyekapan dan penganiayaan terbongkar usai korban keluar rumah dan menuju rumah tetangganya. Tetangga korban yang menjumpai sang anak itu penuh luka pun melaporkan dugaan penganiayaan itu ke perangkat lingkungan diteruskan ke kepolisian.

Baca Juga: Pemda Kota Cirebon Komitmen Dorong Pariwisata Berbasis Budaya, Eti Herawati: Tidak Ingin Warisan Leluhur Punah

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku, polisi saat ini tengah memintai keterangan terhadap pihak keluarga, salah satunya adalah ayah korban.

"Betul kemarin sore kita amankan lima orang. Saat ini dalam pemeriksaan dan kita lakukan penahanan," katanya, Kamis 12 Oktober 2023.

Salah satu kesaksian tetangga, R mengatakan korban mengaku disiksa oleh semua anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut, kecuali paman korban. Di rumah tersebut ditinggali oleh ayah korban (J), ibu korban (E), nenek korban, kakak tiri korban, adik tiri korban (masih bayi) dan paman korban.

Baca Juga: Skema dan Intensif Yang Didapat Pada Program Prakerja Berbeda Dari Yang Sebelumnya

Dia tak mengetahui secara pasti kenapa keluarga tersebut tega memperlakukan korban seperti itu. Dia menduga hal itu karena faktor ekonomi.

“Kami gak tahu pasti apa alasan mereka. Kemungkinan besar karena faktor ekonomi,” ujarnya.

Sejumlah barang bukti yang diambil oleh pihak kepolisian, seperti halnya Kemoceng, Panci elektronik dan cangkir yang diduga sebagai alat untuk menyiksa bocah tersebut.

Baca Juga: Sinopsis Film Blue Bayou Film Isu-isu tentang Imigrasi

Salah satu penyiksaan yang dilakukan, kata R, yakni bocah tersebut sempat dipaksa memasukkan tangannya di air dalam kondisi mendidih.

"Katanya kalau air mendidih, tangannya dia disuruh masukkan," ungkapnya.

Sementara, warga lain berinisial M menyebut bahwa ia sudah melihat kondisi bocah tersebut kurus dan tak terurus sejak dua hari sebelum Maulidan tanggal 28 September 2023 lalu.

Halaman:

Tags

Terkini