Skema dan Intensif Yang Didapat Pada Program Prakerja Berbeda Dari Yang Sebelumnya

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 19:38 WIB
Skema dan insentif prakerja gelombang 62 (foto: LPKkompakMaros))
Skema dan insentif prakerja gelombang 62 (foto: LPKkompakMaros))

FAJARNUSA.COM — Program prakerja gelombang 62 sendiri memiliki skema yang berbeda dari sebelum sebelumnya. Pasalnya program prakerja 2023 akan digelar di beberapa titik di indonesia.

Mengutip laman resminya, Program Kartu Prakerja semakin meningkatkan mutu pelatihan di Skema Normal dengan mengadakan pelatihan secara tatap muka (offline), pelatihan bauran (online & offline), dan pelatihan webinar (online) dengan batas minimal durasi pelatihan 15 jam.

Awal dari pelaksanaan skema yang normal akan dimulai dari 10 provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Bali, NTT dan Papua.

Baca Juga: Keunggulan Oatmeal yang Membantu Turunkan Berat Badan

Insentif Yang didapat dari Program Prakerja

Dilansir dari detiksulsel, Usai mengikuti rangkaian pelatihan yang disediakan, peserta Kartu Prakerja juga berhak menerima insentif yang diberikan pemerintah. Penerimaan insentif ini juga didasarkan pada sejumlah regulasi yang telah ditetapkan, misalnya dalam Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja.

Berdasarkan skema pelatihan yang berbeda di tahun 2023 ini, manfaat yang didapat oleh penerima juga berbeda dengan sebelumnya, yaitu:

  • Saldo bantuan pelatihan: Rp3.500.000.
  • Insentif biaya mencari kerja: Rp600.000.
  • Insentif pengisian Survei Evaluasi : Rp50.000 x 2 survei

Baca Juga: Sinopsis Film Blue Bayou Film Isu-isu tentang Imigrasi

Insentif sebesar Rp 600.000 akan diterima melalui dompet digital yang telah didaftarkan usai menyelesaikan pelatihan yang dipilih dan diikuti sebelumnya. Sementara itu, insentif pengisian survei juga hanya bisa diikuti usai menyelesaikan pelatihan dengan masing-masing survei bernilai Rp 50.000 dengan maksimal 2 survei.

Pada tahun 2023, Program Kartu Prakerja menargetkan 1 juta penerima. Anggaran sebesar Rp 2,67 triliun akan dialokasikan untuk 595 ribu peserta dan sisa target 405 ribu peserta menggunakan tambahan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun yang akan diajukan oleh pemerintah.

berikut informasi yang bisa digunakan netizen untuk mendaftarkan diri dan bergabung pada Kartu Prakerja gelombang 62 yang tengah tersedia saat ini.

**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X