FAJARNUSA.COM—Sebuah video viral baru-baru ini menjadi geger melihat seorang bapak marah-marah di wilayah warga Jambangan.
Aksi itu terunggah oleh salah satu warga Jambangan @ansorkalbar, dan menuai beberapa anggapan dari Warganet atas kejadian hal tersebut.
Kejadian tersebut terjadi di Masjid Al Ikhlas Palm Spring, di mana seorang bapak-bapak mengekspresikan marah-marah terhadap penggunaan rebana di dalam masjid, dengan alasan menganggapnya sebagai musik yang haram.
Baca Juga: Shin Tae-yong Tidak Panggil Lagi 6 Pemain Bintang Indonesia ke Skuad Garuda
Video tersebut menunjukkan momen ketika salah seorang jamaah bapak-bapak marah di depan salah satu warga Jambangan terhadap penggunaan rebana setelah kegiatan keagamaan di masjid.
Dia berargumen bahwa penggunaan rebana adalah bentuk musik yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.
Sementara itu, beberapa jamaah lainnya mendukung penggunaan rebana dalam kegiatan-kegiatan keagamaan di masjid tersebut.
Baca Juga: Hal Baik Yang Harus Dihindari, Ini Dia Tips Cara Stop Jadi People Pleaser
Terlihat sejumlah jamaah anak muda melihat keanehan melihat seorang bapak-bapak yang marah karena hal tersebut.
Warga Jambangan mengklaim bahwa rebana adalah alat musik tradisional yang telah lama digunakan dalam budaya Islam di Indonesia.
Mereka berpendapat bahwa penggunaan rebana tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.
Baca Juga: Pentingnya Jaga Kesehatan Mental, Kenali Bagaimana Tanda Tanda Seorang People Pleaser!
Kontroversi ini telah memicu perdebatan di kalangan masyarakat Jambangan.
Sementara yang lain berpendapat bahwa hal ini adalah masalah yang seharusnya diselesaikan melalui dialog dan kesepakatan bersama.
Pimpinan Masjid Al Ikhlas Palm Spring masih harus merespons situasi ini dengan bijak dan mencari solusi yang dapat mengakomodasi berbagai pandangan dalam jamaah.