FAJARNUSA.COM – AKP Budi Sehabudin Kapolsek Dramaga mengungkap fakta terkait kasus kebakaran di Institut Pertanian Bogor (IPB) University yang menewaskan seorang mahasiswi.
Baca Juga: Aktor Shim Hyung Tak Resmi Menikahi Hirai Saya Meski Usia Keduaya Terpaut 18 Tahun
Ia menyebut penyebab korban bernama Laila Arika Sari, itu meninggal dunia karena luka akibat terkena ledakan di sebuah laboratorium.
"Di mana sebuah ledakan yang terjadi di Laboratorium GC Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak lantai 4 Fakultas Peternakan Kampus IPB Dramaga Bogor, Pada 18 Agustus 2023 lalu," kata Kapolsek Dramaga AKP Budi Sehabudin di Bogor, Senin.
Baca Juga: Pelajaran Dari Seorang Pejuang Tua
Di jelaskan, Laila Atika Sari yang merupakan mahasiswi S2 itu mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut.
"Saat kejadian korban sedang melakukan penelitian S2 terkait analisis lemak bahan pakan menggunakan metode soxlet menjadi korban atas ledakan tersebut," tuturnya.
Baca Juga: MA di Sentil, Megawati Kesal Hukuman Mati Ferdy Sambo Dianulir
Aparat Kepolisian telah menggelar oleh tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab dari ledakan yang menghebohkan mahasiswa di sekitaran laboratorium.
"Pada saat kejadian mahasiswa yang berada di sekitar laboratorium pun sempat melakukan pertolongan kepada korban, dan berusaha memadamkan api," kata Budi.
Bentukan tim khusus IPB University juga untuk menginvestigasi peristiwa kebakaran laboratorium yang menyebabkan satu mahasiswanya, Laila Arika Sari meninggal dunia.
Baca Juga: Penyebab Lansia di Jepang Pilih Jadi Krimina
Di sampaikan Rektor IPB University Prof Arif Satria mengatakan bahwa tim tersebut melakukan koordinasi untuk menetapkan langkah-langkah penanganan dari kebakaran di laboratorium kampus IPB University, Dramaga.
Dan Tiga tim tersebut memiliki fungsi berbeda, pertama tim investigasi yang akan bekerja sama dengan kepolisian. Tim ini akan menggali kronologis detail kejadian, termasuk memeriksa prosedur baku (SOP) dan hal-hal lain yang perlu diketahui.
Baca Juga: Nonton One Piece Episode 1073 Mulai Jam Berapa? Simak Preview, Teaser dan Judul
Dan Kedua, tim evaluasi laboratorium yang melakukan pemeriksaan alat-alat dan fasilitas pada seluruh laboratorium di IPB University, khususnya alat-alat laboratorium yang berisiko tinggi saat digunakan.
Yang Ketiga, tim keselamatan kerja di kampus untuk memastikan keselamatan kerja, baik dalam kegiatan akademik, pengabdian pada masyarakat, maupun dalam hal kehidupan kampus pada umumnya termasuk ketertiban dan keselamatan lalu lintas.
Ia Laila Atika Sari mengalami luka bakar akibat terjebak dalam ruang laboratorium yang terbakar Jumat (18/8), sekitar pukul 16.00 WIB.
Sesudah berhasil dievakuasi dari ruang laboratorium, Laila kemudian dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Medika Dramaga untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Adapun rumah sakit tersebut tidak dapat menangani secara maksimal luka yang diderita oleh Laila, sehingga pasien dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapat perawatan lebih intensif.
Sesudah mendapat penanganan intensif dari tim dokter RSCM, pada Sabtu (19/8) sekitar pukul 10.00 WIB, Laila Atika Sari dinyatakan meninggal dunia. ***
Artikel Terkait
Seni Anyaman Bambu Cirebon: Kreativitas dan Kearifan Lokal dalam Bentuk Kerajinan Tangan
Melukis Sejarah Cirebon: Simbolisme dan Makna di Balik Lukisan-lukisan Dinding Keraton
Saat KTT ASEAN ASN DKI Jakarta Ini Dilarang Keras WFH
Netizen Curiga "Azizah Salsha Belum Hapus Foto Mantan, Apakah Hasil Dijodohkan?