Menanti Nyali KPK: Kasus Korupsi Wasbang Rp1,2 Miliar Anggota DPRD Jatim Zeiniye Belum 'Terang'

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Senin, 9 Februari 2026 | 06:30 WIB
Sudah 1 Tahun Diperiksa, Nasib Hukum Kasus Korupsi Wasbang Zeiniye Masih 'Gantung' . Dokumen Abdul Hadi saat usai dimintai keterangan oleh penyidik KPK di Polres Situbondo
Sudah 1 Tahun Diperiksa, Nasib Hukum Kasus Korupsi Wasbang Zeiniye Masih 'Gantung' . Dokumen Abdul Hadi saat usai dimintai keterangan oleh penyidik KPK di Polres Situbondo

FAJARNUSA.COM (SITUBONDO) – Penanganan kasus dugaan korupsi anggaran kegiatan workshop Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Situbondo yang menyeret anggota DPRD Jawa Timur, Zeiniye, kini dipertanyakan. Meski penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa puluhan saksi sejak Mei 2025, hingga kini status hukum kasus tersebut masih menjadi misteri.

​Pihak pelapor, Abdul Hadi, mengungkapkan keresahannya atas lambatnya progres perkara ini. Ia mengaku telah memberikan keterangan secara intensif kepada tim penyidik KPK.

​"Kami para pelapor sudah dipanggil, termasuk 50 Ketua Pokmas dan pihak terkait pada tanggal 21-23 Mei 2025 lalu di Mapolres Situbondo," ujar Abdul Hadi saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Dampak Gempa Pacitan M 6,4: Sembilan Bangunan di Trenggalek Dilaporkan Rusak

Dugaan Kerugian Negara Mencapai Rp1,2 Miliar

​Kasus ini bermula dari laporan yang dilayangkan pada Maret 2024. Zeiniye bersama dua orang lainnya, berinisial UF dan SD, diduga terlibat dalam penyimpangan dana program workshop Wasbang DPRD Jatim tahun anggaran 2023 di wilayah Situbondo.

​Berdasarkan data yang dihimpun, total anggaran yang dipermasalahkan mencapai Rp 1.261.460.000. Dana tersebut dicairkan secara bertahap sebanyak lima kali melalui Pokmas Srikandi Situbondo.

Baca Juga: HUT ke-18 Gerindra: Sugiono Minta Maaf Atas Atribut yang Ganggu Publik, Perintahkan Pembersihan Segera

​"Kami berharap kasus ini segera selesai dan terang benderang agar mendapatkan status hukum yang jelas," tegas Abdul Hadi.

KPK Masih Bungkam Terkait Update Progres

​Upaya mencari kepastian terus dilakukan oleh pihak pelapor. Namun, saat menanyakan perkembangan laporan, pihak KPK menyatakan bahwa progres informasi hanya bisa diakses melalui unit Direktorat Pengaduan Masyarakat karena bersifat informasi tertutup.

Baca Juga: Pipa Tua Peninggalan Swiss Bocor, Komisi II DPRD Kota Cirebon Desak PAM Tirta Giri Nata Audit Total Jaringan

​Hingga berita ini diturunkan, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, belum memberikan respon saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp terkait sejauh mana penanganan kasus yang melibatkan politisi Jawa Timur tersebut.

​Publik kini menanti langkah konkret dari lembaga antirasuah tersebut untuk membuktikan profesionalitas mereka dalam menuntaskan dugaan korupsi yang menyentuh anggaran pembinaan kebangsaan.

(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X