“Apakah posko di tempat pengungsian maupun pelayanan yang deket pengungsian seperti Puskesmas. Bukan fisiknya, tapi pelayanannya,” imbuhnya.
Pengiriman Tenaga Medis yang Sesuai Kebutuhan
Dokter Daeng juga menyatakan bahwa tim medis yang dikirim ke lokasi terdampak harus memiliki spesialisasi sesuai dengan kebencanaan.
Baca Juga: Pastikan Situasi Aman, Kapolres Cirebon Kota Monitoring Gereja Tempat Ibadah Natal
“Pengiriman dokter itu harus tepat, karena masing-masing bencana itu berbeda prioritasnya. Jadi, banjir itu harus dokter yang tepat dengan situasi banjir,” ungkapnya.
“Beda dengan situasi misalnya untuk COVID-19, beda untuk gempa, dan lainnya,” tambahnya.
Mengenai kabar bahwa dokter yang banyak dikirim ke Sumatera adalah dokter ortopedi dan dokter bedah, ia mengatakan bahwa mungkin diperlukan tapi tapi untuk bencana gempa yang berbeda dengan banjir.
“Lini pertama itu (dokter) penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bencana banjir. Banjir itu air, misalnya terhirup ke paru-paru, termakan ke saluran cerna, kena mata jadi penyakit mata, kena kulit jadi penyakit kulit,” ucap dokter Daeng lagi.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Laksanakan Safari Rumah Ibadah, Berikan Rasa Aman Pada Perayaan Natal 2025
“Jadi, lini pertama dokter itu berbeda. Jadi, yang harus dikirim itu misalnya penyakit dalam, penyakit paru, kemudian dokter mata, dokter kulit,” tukasnya.
Puskesmas di Lokasi Terdampak Banjir Sumatera Siap Beroperasi
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa 300 Puskesmas yang terdampak banjir di Sumatera akan segera beroperasi normal dalam waktu dekat.
Baca Juga: Mitigasi Risiko Kebakaran, Disdamkarmat Kabupaten Cirebon Fire Drill Tenaga Kesehatan RS Pertamina
Pemulihan infrastruktur untuk Puskesmas dan rumah sakit menjadi prioritas perbaikan.
Artikel Terkait
Cirebon Banjir Tiap Kali Hujan Besar, Berikut Titik Banjir yang Terjadi Selasa 23 Desember 2025
Tembok Gudang Supermarket di Cirebon Diduga Jebol Diterjang Banjir, Warga Berlarian Ambil Barang yang Hanyut
Empat Titik Sungai di Kecamatan Sumber jadi Pemicu Banjir yang Merendam Delapan Kecamatan di Kabupaten Cirebon
Imron Pastikan Penanganan Banjir di Kabupaten Cirebon Terkendali
Kelurahan Kalijaga Menjadi Langganan Banjir, Wali Kota Bersama Kepala BBWS Cimancis Tinjau Sungai Cikenis