Ferry Irwandi Ungkap Komoditas Lain yang Potensial Selain Cabe untuk Gerakkan Ekonomi di Sumatera usai Bencana

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 24 Desember 2025 | 15:49 WIB
Influencer, Ferry Irwandi ungkap terkait rantai pasokan hasil tani dari Sumatera untuk memutar ekonomi warga yang terdampak bencana selain cabe ada kopi dan bawang merah (Instagram.com/@irwandiferry)
Influencer, Ferry Irwandi ungkap terkait rantai pasokan hasil tani dari Sumatera untuk memutar ekonomi warga yang terdampak bencana selain cabe ada kopi dan bawang merah (Instagram.com/@irwandiferry)

FAJARNUSA.COM - Pasokan komoditas hasil tani yang diterbangkan dari Sumatera menuju DKI Jakarta, menjadi salah satu upaya warga untuk kembali pulih pascabencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

Sebelumnya, inisiasi itu datang dari influencer sekaligus aktivis kemanusiaan, Ferry Irwandi yang datang ke lokasi bencana di Sumatera.

Setelah pihaknya mengirimkan hasil tani cabe yang diperoleh dari Aceh menuju ke Jakarta, Ferry justru mengingatkan tentang pentingnya rantai suplai komoditas di pasar.

Baca Juga: Satgas Pangan Banyuwangi Lakukan Sidak Pasar Pastikan Stabilitas Harga Saat Nataru

Ferry menyoroti hal tersebut, mengingat kini sebagian pihak mulai menggencarkan pasokan hasil tani di Sumatera demi pemulihan ekonomi warga pascabencana.

"Seperti yang teman-teman ketahui, kita sama rumah tani itu sudah mengambil berpuluh ton (cabe)," kata Ferry melalui akun Instagram pribadinya @irwandiferry, pada Rabu, 24 Desember 2025.

"Dan plottingnya, untuk teman-teman ketahui, kita sebar ke berbagai titik di luar Jakarta," imbuhnya.

Baca Juga: Gus Yazid Ditangkap Kejagung di Kediamannya Atas Dugaan TPPU Aset Tanah Negara Kabupaten Cilacap

Alasan Simpel: Ekonomi Dasar bagi Warga

Ferry menyebut, upaya tersebut demi memutar ekonomi warga usai dilanda bencana banjir bandang yang merusak akses jalan hingga infrastruktur di sekitarnya.

"Alasannya simpel, ekonomi dasar saja," terang Ferry.

Baca Juga: Terjerat Dugaan Suap BAZNAS, Kejagung Tahan Mantan Kajari Enrekang

Pada sejumlah wilayah pedalaman, CEO Malaka Project itu menyoroti warga sampai harus berjalan puluhan kilo untuk bertahan hidup dengan cara menjual hasil tani mereka ke wilayah perkotaan.

Kendati telah menyuplai sejumlah komoditas tani di Sumatera ke wilayah Jakarta, Ferry memastikan pihaknya tetap mencegah adanya over supply atau penyaluran berlebih.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X