Satgas Pangan Banyuwangi Lakukan Sidak Pasar Pastikan Stabilitas Harga Saat Nataru

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 24 Desember 2025 | 15:38 WIB
SIDAK PASAR: Tim Satgas Pangan yang dipimpin Kanit Pidsus Ipda Azmal Rahadian Polresta Banyuwangi memastikan ketersediaan pangan khususnya bahan pokok di Pasar Banyuwangi, Selasa (23/12).
SIDAK PASAR: Tim Satgas Pangan yang dipimpin Kanit Pidsus Ipda Azmal Rahadian Polresta Banyuwangi memastikan ketersediaan pangan khususnya bahan pokok di Pasar Banyuwangi, Selasa (23/12).

 

FAJARNUSA.COM - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Satgas Pangan Banyuwangi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Banyuwangi, kemarin (1/3). Kegiatan ini untuk memastikan ketersediaan pangan, khususnya bahan pokok penting sekaligus menjaga stabilitas harga.

Sidak dipimpin Kanit Tindak Pidana Khusus Satreskrim Polresta Banyuwangi Ipda Azmal Rahadian didampingi petugas Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Bulog, dan instansi lainnya. Mereka mengecek langsung ke lapak pedagang bahan pokok di pasar.

Tim Satgas mengecek satu persatu harga pokok, mulai beras, cabai, telur, daging ayam, maupun daging sapi. Selain menyisir ke lapak pedagang tradisional, mereka juga mengecek gudang distributor maupun swalayan modern di Banyuwangi.

Baca Juga: Kunjungan Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi ke Pendopo Bupati Cirebon: Korps Marinir Siap Mendukung dan Menjaga Stabilitas Keamanan di Cirebon

Sidak dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi penimbunan maupun panic buying. "Hasil pengecekan di beberapa sampel pasar, bahwa ketersediaan bahan pokok dalam masa menjelang Natal dan Tahun Buru terpantau stabil," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra melalui Kasatreskrim Kompol Komang Yoga Aryawiguna.

Komang menyebut, stok kebutuhan pokok dipastikan cukup dan harga-harga dalam pantauan masih normal, bahkan cenderung turun.

"Jadi tidak perlu panik, jangan menimbun stok yang berlebihan, karena ketersediaan bahan pangan mencukupi sampai dengan selesai tahun baru," katanya.

Baca Juga: Terjerat Dugaan Suap BAZNAS, Kejagung Tahan Mantan Kajari Enrekang

Komang mengimbau masyarakat tidak melakukan penimbunan ataupun panic buying. Jika memang nantinya ditemukan penimbunan bahan pokok akan dikenakan sanksi hukum.

"Kami berharap jangan ada yang melakukan penimbunan, ataupun juga melepas dengan harga yang tidak wajar. Meski sejauh ini untuk informasi pihak-pihak yang melakukan penimbunan belum ada, tapi tetap akan kami juga lakukan pendalaman, penelusuran, ataupun pengimbunan informasi," ungkapnya.

Bahkan jika ada pihak-pihak yang memang terbukti melakukan penimbunan, monopoli harga, dan juga melepas dengan harga yang tidak wajar, terutama berkaitan dengan stok bahan pokok sembako, akan dikenai sanksi tegas.

Baca Juga: Pemkab Cirebon Peringati Hari Ibu: Perempuan Motor Utama Perubahan

"Kegiatan pengecekan juga kita lakukan di beberapa titik lainnya. Wilayah barat, utara, timur, dan selatan agar benar-benar menjamin stok pangan di 25 kecamatan benar-benar stabil ketersediaan bahan pokoknya," jelasnya.

"Bukan hanya pasar tradisional, pasar modern, gudang, dan sebagainya, juga dilakukan pemeriksaan. "Kita akan terus melakukan pengecekan secara menyeluruh, demi memastikan kebutuhan masyarakat dalam kondisi aman," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X