Dalam kesempatan yang sama, Ferry mengutarakan kesaksiannya saat melihat berbagai pihak yang datang ke Tanah Sumatera.
CEO Malaka Project itu menyebut, mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat publik, artis, dokter, hingga influencer.
Menurut Ferry, tim relawan yang dibantu pihak TNI-Polri juga saling bahu-membahu untuk membantu para korban bencana di Sumatera.
Baca Juga: Profil Suyudi Ario Seto, Jagonya Penyidik Kriminal yang Kini Jabat Kepala BNN
"Saya melihat juga banyak pihak yang datang ke sana, lalu mereka menangis melihat keadaannya," terangnya.
"Tidak mungkin tidak ada yang tidak nangis, tapi kita di sana benar-benar saling bantu satu sama lain," tegas Ferry.
Menjaga Moral, Bukan Saling Menyalahkan
Baca Juga: Temuan BPK: Tagihan PLN Rp719,9 Miliar dari Proyek Smelter ANTAM Macet
Ferry memastikan, pihaknya saling bekerja sama untuk tetap menjaga semangat hidup para korban di tengah sulitnya akses jalan hingga jaringan internet usai dilanda bencana.
"Tapi yang sangat kita perhatikan di sana, yaitu kita di sana juga menjaga moral mereka agar tetap tenang dan pulihkan wilayahnya bersama-sama," jelasnya.
Di sisi lain, Ferry menyoroti narasi-narasi yang terkesan mengadu domba justru dinilai hanya akan memperburuk suasana.
Baca Juga: 2 Tahun Cerai, Shandy Aulia dan David Herbowo Tetap Jaga Quality Time dengan Putri Tunggalnya
"Cukup itu saja, semuanya di sana kompak, saling membantu satu sama lain. Tidak ada yang saling menyalahkan atau saling berebut dapat bantuan," terangnya.
"Jadi berhentilah membuat narasi yang buruk, yang hanya membuat mental kita jatuh," tambah Ferry.***
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Balas Sindiran Pejabat DPR soal 'Sok Paling Rp10 Miliar' saat Tangani Bencana Sumatera
Ferry Irwandi Ceritakan Warga Aceh Tengah Menolak Menyerah usai Bencana, Sebut Hasil Panen Cabe Jadi Harapan Baru
Tangis Warga di Desa Pedalaman Aceh Tamiang usai Dilanda Banjir Bandang, Ceritakan Berhari-hari Kesulitan Cari Makan
ISI Soroti Batasan Keterlibatan TNI dalam Penanganan Bencana