FAJARNUSA.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjadi salah satu yang hadir dalam rapat penanganan bencana di Sumatera bersama Presiden Prabowo pada Minggu malam, 7 Desember 2025.
Rapat tersebut digelar dalam rangkaian kunjungan kedua Prabowo ke Aceh setelah kedatangan pertamanya pada 1 Desember 2025.
Dalam rapat tersebut, Menkes Budi menyebut kematian karena penyakit menjadi ancaman bagi pengungsi setelah bencana terjadi.
Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru 2026, KAI Daop 3 Cirebon Siapkan Angkutan Motor Gratis
“Penyakit yang kita sudah ketemu sekarang, di atas 10 karena ibu hamil, kelahirannya terlambat,” ujar Budi dalam rapat tersebut.
“Kemudian cuci darah, karena banyak sekali cuci darah ini, bisa seminggu tiga kali dan kalau berhenti, dia wafat,” imbuhnya.
Kebut RSUD untuk Beroperasi Normal
Baca Juga: Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD Mencuat Lagi, Hasto Kristiyanto Ungkap PDIP Bakal Lakukan Kajian
Permasalahan kesehatan yang membutuhkan perawatan medis tersebut, kata Budi membuat pihaknya untuk mendorong RSUD setempat untuk segera beroperasi.
“Nah, kai mengejar agar 18 kabupaten/kota terutama di Aceh ini rumah sakitnya segera bisa beroperasi, sampai sekarang sudah 12 yang beroperasi penuh dan ada 6 yang masih belum penuh,” jelas Budi.
“Sehingga ruang operasinya, ruang cuci darahnya itu belum optimal,” imbuhnya.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Salurkan Bantuan Becak Listrik Kepada 100 Pebecak Lanjut Usia
6 rumah sakit yang operasionalnya belum optimal ada di Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues.
“Tiga di antaranya karena akses belum bagus, jadi kalau ada orang kena di desa kan ini harus dibawa ke rumah sakit untuk dirawat itu di Bener Meriah saya denger 3 hari lagi jalan akan terbuka,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Sempat Bilang Nyerah Atasi Bencana, Bupati Aceh Selatan Kini Tuai Kritik karena Tetiba Pergi ke Luar Negeri
Pilu Gubernur Aceh Ceritakan Kondisi Pengungsi Imbas Banjir Bandang: Bantuan Belum Merata, Terisolasi di Pedalaman
Terbongkar Pembukaan Lahan Tambang hingga Kelapa Sawit, Buntut Insiden Banjir Longsor di Tapanuli Selatan
Harga Kebutuhan Pokok Naik di Aceh, Gubernur Mualem Minta Mendagri Tegur Pedagang Nakal