"Kami telah memanggil ketiga perusahaan untuk pemeriksaan resmi pada 8 Desember 2025 di Jakarta," terang Hanif.
"DAS Batang Toru dan Garoga adalah kawasan strategis dengan fungsi ekologis dan sosial yang tidak boleh dikompromikan," imbuhnya.
Terbongkar Pembukaan Lahan yang Masif
Baca Juga: Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital
Dalam kesempatan yang sama, Hanif menuturkan hasil pantauan udara menunjukkan adanya pembukaan lahan masif di daerah aliran sungai tersebut.
Menteri LH itu menilai, aktivitas tersebut telah memperbesar tekanan terhadap daerah aliran sungai.
"Dari overview helikopter, terlihat jelas aktivitas pembukaan lahan untuk PLTA, hutan tanaman industri, pertambangan, dan kebun sawit," sebut Hanif.
Baca Juga: Gerai Koperasi Merah Putih Hadir di Kebonbaru, Penggerak Kemandirian Ekonomi Warga
"Tekanan ini memicu turunnya material kayu dan erosi dalam jumlah besar. Kami akan terus memperluas pengawasan ke Batang Toru, Garoga, dan DAS lain di Sumatera Utara," ungkapnya.
Duka di Tapanuli Selatan
Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut, sejak Rabu, 26 November 2025, telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur serta memaksa warga mengungsi.
Baca Juga: Indomaret Dukung Pencegahan Stunting di Kota Cirebon Sinergi Pemerintah Kota Melalui Bantuan Nutrisi
Pemerintah daerah bersama tim gabungan hingga kini terus melakukan proses pembersihan dan evakuasi di lokasi terdampak untuk mempercepat pemulihan kondisi.
Material banjir berupa gelondongan kayu, lumpur, dan sampah menyebabkan kerusakan berat pada jaringan jalan dan beberapa jembatan.
Artikel Terkait
Empati Nasional Mengalir Deras: BNPB Pimpin Penanganan Bencana di Sumatera
Evaluasi Besar-besaran Imbas Banjir Sumatera, Menhut Raja Juli Sebut 20 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya
Asal Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera Mulai Dibidik Polri hingga Kejagung, Kemenhut Sebut Bentuk Tim Gabungan untuk Investigasi
Sugiono Jelaskan Ihwal Pencopotan Jabatan Bupati Aceh Selatan di Gerindra, Buntut Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana