Diketahui, wilayah pedalaman Aceh yang masih terisolir seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah hingga Gayo Lues masih belum tersentuh bantuan logistik.
Hal tersebut karena akses ke daerah itu sebagian hanya bisa lewat jalur udara.
Hingga kini, pemerintah Aceh pun mendesak pusat menambah jumlah helikopter agar distribusi bantuan bisa cepat tersalurkan ke daerah pedalaman.
Baca Juga: Indomaret Dukung Pencegahan Stunting di Kota Cirebon Sinergi Pemerintah Kota Melalui Bantuan Nutrisi
Mualem mengatakan, pedalaman di Aceh yang terdampak banjir longsor itu kini kondisinya memprihatinkan.
Bahkan, berdasarkan laporan yang dia terima, terdapat daerah yang belum sama sekali menerima bantuan.
"Belum, belum (progres distribusi jalur udara). Helikopter tidak seberapa, hanya bisa membawa bantuan 1 sampai 2 ton," sebutnya.
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 74 Ribu Tiket untuk Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
"Kita perlu Hercules yang bisa membawa 5 sampai 6 ton, karena kita bisa suplai ke daerah-daerah terpencil," tambah Mualem.
Butuh Tenda Pengungsian hingga Air Bersih
Setelah sepekan berkeliling Aceh untuk memantau daerah terdampak banjir longsor, Mualem menilai banyak warga yang melaporkan ke dirinya bahwa desa-desa yang jauh dari ibu kota kabupaten kota belum menerima bantuan logistik.
Baca Juga: Perkuat Forkopimda, Pemkot Cirebon Siap Sinergi untuk Keamanan Daerah
Selain logistik, Mualem juga menekankan kebutuhan mendesak berupa tenda pengungsian dan air bersih terutama untuk wilayah Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara yang masih terisolir.
Gubernur Aceh itu mengungkapkan, kini 5 unit alat berat dari Medan telah diarahkan menuju Aceh Timur dan Aceh Utara untuk mendukung pembukaan akses.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Pastikan Banjir Sumatera Tak Ganggu Ekonomi: Pertumbuhan Tetap di Atas 5,5 Persen
Asal Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera Mulai Dibidik Polri hingga Kejagung, Kemenhut Sebut Bentuk Tim Gabungan untuk Investigasi
Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital
Sempat Bilang Nyerah Atasi Bencana, Bupati Aceh Selatan Kini Tuai Kritik karena Tetiba Pergi ke Luar Negeri
Sugiono Jelaskan Ihwal Pencopotan Jabatan Bupati Aceh Selatan di Gerindra, Buntut Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana