4 Fakta Terkini Insiden Keracunan Massal di KBB, Terungkap Bakteri Pembusuk hingga Usulan Dapur Khusus Sekolah

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Senin, 29 September 2025 | 19:40 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi usul dapur sekolah imbas insiden keracunan massal dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bandung Barat (KBB).  (Foto Instagram.com/@dedimulyadi)
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi usul dapur sekolah imbas insiden keracunan massal dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Foto Instagram.com/@dedimulyadi)

Ryan menambahkan, makanan yang disimpan terlalu lama pada suhu ruang tanpa pengendalian suhu rentan menimbulkan bakteri. 

Ia lantas menekankan pentingnya higienitas dan standar penyimpanan pada suhu aman, di atas 60 derajat Celcius atau di bawah 5 derajat Celcius.

BGN: Kasus di Luar Nalar

Baca Juga: DPD HAPI Jawa Barat Gelar Pelatihan Paralegal Angkatan ke-1, Begini Kata Dr Yanto Irianto SH MH

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang sempat menyebut kasus ini sulit diterima akal sehat. 

Nanik mengungkap, adanya penyalahgunaan bahan baku, terutama daging ayam yang disimpan berhari-hari sebelum dimasak.

“Saya juga tidak mentolerir bahan baku yang tidak segar. Karena kejadian di Bandung ini sungguh di luar nalar,” ujar Naik di Jakarta, pada Jumat, 26 September 2025.

Baca Juga: Perda Perubahan APBD Kota Cirebon Tahun 2025 Resmi Disahkan DPRD

Nanik menyoroti penyimpanan 350 ekor ayam dalam freezer sebagai hal yang tidak masuk akal. Menurutnya, kualitas daging tidak mungkin terjaga dalam kondisi tersebut.

Terlepas dari hal itu, publik hingga kini menuntut perbaikan kualitas pelaksanaan program MBG demi keamanan dan kenyamanan para penerima manfaat, mulai dari para siswa hingga ibu menyusui.

**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X