Dalam kesempatan tersebut, kepolisian juga akan menanggung hal-hal yang dibutuhkan oleh keluarga korban.
“Kita juga sudah berbicara dengan Bapak Zulkifli, apa-apa yang menjadi tanggungan nanti di rumah sakit ataupun ke depannya, itu nanti menjadi tanggung jawab kami semuanya,” ujar Asep lagi.
Di akhir pernyataannya, Asep berharap proses pertanggungjawaban bisa berjalan dengan baik.
Baca Juga: Kemenperin Catat 1.690 Perusahaan Bangun Fasilitas Produksi, Investasi Tembus Rp930 Triliun
“Dan Alhamdulillah kita sudah berkoordinasi dengan baik dengan beliau dan mudah-mudahan ini menjadi suatu kekeluargaan dengan beliau ya, karena bagaimana pun mereka adalah saudara kita,” tandasnya.
Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, juga ikut mengungkapkan permintaan maaf dan selain memproses secara hukum, menjanjikan akan membantu proses pemakaman korban.
Sementara itu, korban driver ojol berinisial AK (21) meninggal dunia usia dilindas rantis milik Brimob di daerah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.
Baca Juga: Proyek Gas Rp341 Triliun Blok Masela Masuk Tahap FEED, Target Beroperasi 2029
Beredar di media sosial detik-detik insiden tersebut terjadi dan membuat geram masyarakat hingga sampai saat ini telah ramai unggahan belasungkawa dari berbagai pihak.
***
Artikel Terkait
Respon Istana soal Demo 25 Agustus di DPR yang Sempat Ricuh, Ingatkan Penyampaian Aspirasi Jangan Sampai Merusak
Tak Ada Rencana Bertemu Anggota DPR saat Demo Buruh 28 Agustus, Ketum Partai Buruh Ungkap Bakal Ada Aksi Lain untuk Dialog
Ada Mahasiswa dan Pelajar di Demo Buruh 28 Agustus, Ketum Partai Buruh: Jangan Di-framing akan Melakukan Kekerasan
Viral Video Diduga Mobil Brimob Tabrak Driver Ojol di Aksi Demo, Korban Dilaporkan Meninggal
Datangi RSCM, Kapolri Minta Maaf pada Keluarga Ojol yang Dilindas Rantis Brimob dan Bantu Siapkan Pemakaman Korban