FAJARNUSA.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan sebanyak 1.690 perusahaan tengah membangun fasilitas produksi baru di Indonesia.
Total nilai investasi yang dilaporkan mencapai sekitar Rp930 triliun dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja hingga 332 ribu orang.
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyampaikan data tersebut berdasarkan laporan perusahaan yang disampaikan ke kementerian.
Baca Juga: Proyek Gas Rp341 Triliun Blok Masela Masuk Tahap FEED, Target Beroperasi 2029
"Semester I-2025 itu ada 1.690 industri yang melaporkan dengan nilai investasi totalnya, itu Rp930 triliun. Investasi tanpa tanah dan pembangunan Rp593 triliun," katanya dalam konferensi pers di kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis 28 Agustus 2025.
Febri menjelaskan, perusahaan-perusahaan yang melakukan pembangunan berasal dari 23 subsektor industri.
Sektor makanan menjadi salah satu yang terbesar dengan 246 perusahaan tengah membangun fasilitas baru.
Baca Juga: Pemerintah Beri Waktu 2 Tahun Industri Pangan Terapkan Aturan Label Gula, Garam, Lemak
Nilai investasi dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp50 triliun, serta mampu menyerap sekitar 16.206 tenaga kerja.
Selain itu, sektor tekstil juga menunjukkan geliat investasi baru.
Sebanyak 77 perusahaan melaporkan pembangunan pabrik dengan nilai investasi sekitar Rp5 triliun.
Baca Juga: PPATK Gandeng BGN Awasi Transaksi Mencurigakan di Program MBG
Dari sektor ini, jumlah tenaga kerja yang diproyeksikan terserap mencapai 14.000 orang.
Menurut Febri, pembangunan fasilitas produksi yang masif ini menunjukkan optimisme sektor industri di Indonesia.
Artikel Terkait
Danantara Gandeng Chandra Asri dan INA Bangun Pabrik Kimia Rp13 Triliun, Jadi PSN untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen per Tahun
China Buka Peluang Bawa Investor untuk Bangun Infrastruktur dan Perumahan di IKN
Pembatasan Gas HGBT Mulai Meresahkan, Kemenperin Pantau Langsung Pabrik Keramik yang Rumahkan Ratusan Karyawannya
Telisik Kebijakan Kuota Gas HGBT yang Diperketat, Picu Ancaman PHK Tuk Pekerja Pabrik di Tanah Air
Menteri LHK Tutup Pabrik Peleburan Timbal PT Genesis Regeneration Smelting di Serang, Terbukti Tak Kantongi Izin Lingkungan