Peluncuran Manajemen Talenta di Lingkungan Pemkab Cirebon: Memudahkan Proses Rotasi, mutasi, Hingga Promosi Jabatan

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 09:42 WIB
Bupati Cirebon, Imron menghadiri peluncuran Manajemen Talenta di Pendopo Kabupaten Cirebon (Dok. Diskominfo Kabupaten Cirebon)
Bupati Cirebon, Imron menghadiri peluncuran Manajemen Talenta di Pendopo Kabupaten Cirebon (Dok. Diskominfo Kabupaten Cirebon)

FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Bupati Cirebon Imron menegaskan peluncuran manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) dapat menciptakan pejabat yang berkompeten, berintegritas, dan menjunjung tinggi moralitas dalam memberikan pelayanan publik.

Menurut Imron, sistem baru tersebut menjadi langkah penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dalam mewujudkan reformasi birokrasi berbasis meritokrasi.

Ia menegaskan, seluruh proses pengisian jabatan nantinya berbasis data, sehingga lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Dipuji karena Tetap Diam saat Anggota DPR Berjoget, Pasha Ungu Buka Suara soal Momen Viral di Sidang Tahunan MPR

“Harapannya, ASN kita semakin unggul, jujur, dan berintegritas. Dengan begitu, masyarakat tidak akan kecewa terhadap pelayanan publik,” kata Imron pada saat peluncuran di Pendopo Bupati Cirebon, Jumat (22/8/2025).

Ia menambahkan, penerapan manajemen talenta memudahkan proses mutasi, rotasi, hingga promosi jabatan.

Semua proses tersebut tidak lagi memerlukan izin atau seleksi terbuka, melainkan langsung berdasarkan pemetaan kompetensi yang sudah ada.

Baca Juga: Prabowo Copot Immanuel Ebenezer dari Jabatan Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho menjelaskan, pelaksanaan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Cirebon mendapat rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah melalui tujuh kali pendampingan teknis.

“Prosesnya sangat detail, mulai dari pengisian kertas kerja hingga asesmen. Dengan hasil ini, Cirebon resmi menerapkan manajemen talenta untuk pengelolaan ASN,” kata Ade.

Ia menilai sistem tersebut penting untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kepastian pengembangan karier ASN.

Baca Juga: TMMD ke-125 di Kuningan Resmi Ditutup, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Dengan penilaian berbasis kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan disiplin, peluang terbuka bagi seluruh pegawai.

“Budaya kerja yang kompetitif diharapkan tumbuh, sehingga setiap ASN bisa berkarier sesuai prestasi dan kompetensinya,” ujarnya.

Sekretaris Utama BKN RI, Imas Sukmariah, menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan jantung dari sistem merit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X