Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Wali Kota Teguhkan Semangat Pembangunan

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Jumat (15/8/2025). (Dok. Devi / Fajarnusa.com)
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Jumat (15/8/2025). (Dok. Devi / Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (CIREBON) – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Jumat (15/8/2025).

Rapat paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025 memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025 di Gedung DPRD Kota Cirebon.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon yang menyampaikan tema nasional peringatan kemerdekaan tahun ini, yakni “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Seluk Beluk Filter Udara Motor Matic dan Perannya untuk Kendaraan

Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mendorong kemajuan bangsa.

Dalam suasana khidmat, seluruh yang hadir menyimak pemaparan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang merefleksikan perjalanan Indonesia selama delapan dekade kemerdekaan.

Presiden menguraikan kontribusi setiap kepala negara sejak proklamasi 1945, mulai dari perjuangan diplomasi dan senjata, pembangunan ekonomi, penguatan demokrasi, hingga penanganan krisis dan pembangunan infrastruktur strategis.

Baca Juga: Ingar Polemik Royalti, Pasha Ungu Bongkar Aturan Main LMKN hingga Minta Warga Tak Tinggalkan Lagu Lokal

“Seluruh pemimpin bangsa memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Kita harus melindungi seluruh rakyat, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menjaga ketertiban dunia. Kekayaan alam yang kita miliki harus dikelola secara bijak untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," ujarnya.

Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi. Ia mengungkap, pada awal 2025 pemerintah berhasil mengamankan Rp300 triliun dari potensi kebocoran anggaran negara, termasuk dari belanja perjalanan dinas yang tidak proporsional serta pengadaan yang tidak efisien.

Dana hasil efisiensi tersebut dialokasikan untuk program produktif yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Pria Berinisial AM Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Anak Dibawah Umur, Bawean Terguncang Korban Hamil 3 Bulan

Menutup pidato, Presiden mengajak seluruh rakyat untuk kembali memahami UUD 1945 secara mendalam, sebagai panduan utama dalam menyelamatkan masa depan Indonesia.

"Berbeda-beda boleh, tapi satu tujuan kita," kata Prabowo

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan harapannya agar momen peringatan HUT ke-80 RI ini menjadi penguat komitmen seluruh elemen bangsa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X