"Kalau di sana (Pakistan) ditelantarkan gimana? Tidak mau kan nanti di sana jadi korban human trafficking (perdagangan orang)," imbuh sang petugas.
Dalam keterangannya di postingan itu, Kanim Jaksel juga memperingatkan terkait modus love scamming yang mengintai masyarakat.
"Love scamming itu nyata. Imigrasi turut berperan dalam mencegah dan mengawasi potensi korban yang dimanfaatkan untuk tujuan ilegal," tegas Imigrasi Jakarta.
Postingan itu pun tidak luput dari perhatian warganet yang mengingatkan bahayanya modus love scamming.
"Mbak sadar mbak, dirimu hanya dimanfaatkan," ujar warganet dengan akun @miarikaputri.
"Baru pacaran pertama kali ini mungkin, dirayu sedikit langsung klepek-klepek. Lagi pula, kenapa harus perempuan yang nyamperin duluan?" ungkap warganet lainnya melalui akun @dianayuriati61.***
Artikel Terkait
44 Kasus Pemerasan Baru Terungkap di Imigrasi Soetta, Pejabat Imigrasi Dicopot Oleh Kemenimpas
DPO Oknum Pegawai Imigrasi Cirebon, Begini Penjelasan Kasi TIKIM
KPK Usut Dugaan Korupsi Izin Tenaga Kerja Asing di Kemenaker, Imigrasi Jadi Perhatian