Update Tragedi KMP Tunu: Pihak Pemilik Kapal Akhirnya Minta Maaf dan Janji Evaluasi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 6 Juli 2025 | 12:28 WIB
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya yang mengalami insiden tenggelam di Selat Bali.  (Dok. Polda Jatim)
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya yang mengalami insiden tenggelam di Selat Bali. (Dok. Polda Jatim)

FAJARNUSA.COM -- Pihak pemilik Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya akhirnya angkat bicara terkait insiden tenggelamnya kapal di Selat Bali

PT Raputra Jaya, yang sebelumnya disebut PT Pasca Dana Sundari, menyampaikan permintaan maaf atas tragedi yang tercatat sejauh ini merenggut 6 nyawa dan menyebabkan puluhan orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Dalam konferensi pers yang digelar di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Sabtu, 5 Juli 2025, perwakilan PT Raputra Jaya, Ulumudin menyatakan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut. 

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar Love Scamming Bermodus Kerja Online, Korban Rugi Rp423 Juta

Ulumudin menuturkan, pihaknya sangat terpukul dengan insiden yang menimpa kapal milik perusahaan.

"Pertama dan utama kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Kami sangat berduka atas musibah yang menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Ulumudin menegaskan keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab utama perusahaan selaku operator pelayaran. 

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Sri Wahyuni Utami, S.T Sosialisasikan Mekanisme BPJS Subsidi Pemerintah Kepada Warga Desa Dermayu

Menurutnya, insiden ini menjadi pelajaran besar bagi perusahaan ke depan untuk memperbaiki sistem keamanan pelayaran.

"Sebagai operator pelayaran, kami menyadari sepenuhnya bahwa keselamatan dan keamanan penumpang adalah tanggung jawab utama kami," imbuh Ulumudin.

Meski demikian, Ulumudin belum dapat memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab pasti kapal tenggelam, termasuk perbedaan antara jumlah manifes dan korban. 

Baca Juga: KPK Telusuri Skema Fee Proyek di MPR, Eks Sekjen Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar

Ulumudin hanya mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang untuk melakukan evaluasi atas insiden tersebut.

"Saya belum bisa menjelaskan saat ini," ucapnya singkat saat ditanya awak media soal data manifes yang tidak sesuai dan dugaan penyebab kecelakaan.

Sebelumnya diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Kamis, 4 Juli 2025 dini hari WIB, saat berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X