Kolaborasi Pemkab Indramayu dan Pertamina: Percepatan Buffer Zone Kilang RU VI, Wujudkan Keselamatan Masyarakat Indramayu

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 1 Mei 2025 | 15:04 WIB
Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) terkait Monitoring Progress Buffer Zone Pelebaran Jalan Sukaurip & Sukareja serta rencana penutupan jalan di depan kilang RU VI Balongan. Acara berlangsung di Gedung PWP Indramayu  (Dokumentasi)
Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) terkait Monitoring Progress Buffer Zone Pelebaran Jalan Sukaurip & Sukareja serta rencana penutupan jalan di depan kilang RU VI Balongan. Acara berlangsung di Gedung PWP Indramayu (Dokumentasi)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) — Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) terkait Monitoring Progress Buffer Zone Pelebaran Jalan Sukaurip & Sukareja serta rencana penutupan jalan di depan kilang RU VI Balongan. Acara berlangsung di Gedung PWP Indramayu pada Rabu (30/4/2025).


‎FGD ini dihadiri oleh Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, didampingi Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, dan Ketua DPRD Kabupaten Indramayu. Dari pihak Pertamina, hadir General Manager RU VI Balongan, Yulianto Tri Wibowo, yang menyampaikan langsung perkembangan dan urgensi dari program ini.

‎“Program buffer zone ini telah kami mulai sejak Maret 2022, melalui proses kajian lalu lintas dan mempertimbangkan berbagai kejadian yang pernah terjadi. Keseriusan Pertamina untuk mengimplementasikan program ini ditunjukkan langsung oleh Direksi Pertamina pada Agustus 2024,” ungkapnya.

Baca Juga: Imbas Jumlah Pengunjung Turun, Direktur Taman Safari Ingin Mediasi dengan Korban Dugaan Kekerasan OCI

‎Dalam paparannya, Yulianto menjelaskan, mekanisme dimulai dengan penutupan jalan di depan kilang Balongan, kemudian dilanjutkan dengan pelebaran jalan di Desa Sukareja dan Sukaurip.

‎“Progress awal kami mulai dari peningkatan kualitas jalan, dan saya sebagai General Manager terus mendorong percepatan agar program ini segera terealisasi. Masyarakat juga aktif memantau perkembangan ini,” ujarnya.

‎Yulianto juga menegaskan, jalan di depan kilang sangat riskan dan berbahaya. Untuk mengurangi potensi risiko besar, diperlukan langkah percepatan yang serius.

Baca Juga: Sejarah Hari Buruh Internasional Tiap 1 Mei, Kenang Tragedi Para Pekerja yang Menuntut Hak Bekerja dengan Layak

‎“Kami mohon dukungan Forkopimda dan pemerintah daerah agar implementasi berjalan dengan lancar. Ini menyangkut aspek keselamatan kilang dan masyarakat Indramayu,” tegasnya.

‎Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan salam hormat dari Bupati Lucky Hakim dan menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program buffer zone ini.

‎“Kami mengapresiasi langkah Pertamina. Ini bukti nyata dalam mengutamakan keselamatan masyarakat Indramayu. RU VI telah menunjukkan keseriusan, terutama dalam konteks keamanan,” katanya.

Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Rencana Tunjangan Guru ASN Daerah Tahun 2025 Mencapai Rp66,92 Triliun, Begini Rincian Penyalurannya

‎Lebih lanjut, Syaefudin mengarahkan agar komunikasi antara Pertamina, pemerintah desa, dan masyarakat terus ditingkatkan secara intens dan komprehensif.

‎“Kami titip, bangun komunikasi yang lebih baik agar berbagai tantangan bisa dipecahkan bersama. Ini bagian dari ikhtiar menuju Indramayu REANG” tambahnya.

‎Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas komitmen dan kontribusinya.

‎“Atas nama Pemerintah Daerah, kami ucapkan selamat dan sukses untuk program buffer zone RU VI Balongan. Semoga memberi manfaat besar bagi keamanan dan keselamatan masyarakat Indramayu,” pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X