“Enggak. Kebetulan saja itu habis rapat kemarin itu, saya juga tiba-tiba kok diajaknya,” tutur Dasco, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut tidak dirancang sebagai manuver politik atau kegiatan formal besar.
Dasco mengungkapkan bahwa pertemuan berlangsung sekitar dua jam dan diwarnai dengan suasana hangat serta akrab.
Dalam momen itu, ada sesi khusus pertemuan empat mata antara Prabowo dan Megawati.
"Pertemuan semalam itu pertemuan kekeluargaan, keakraban dan hangat, sehingga tak terasa waktu berjalan lumayan lama semalam dan banyak yg dibahas kedua tokoh ini," jelasnya.
Ia tidak merinci topik pembicaraan yang diangkat dalam pertemuan tersebut, namun menekankan nuansa kekeluargaan yang sangat terasa sepanjang perbincangan.
Momentum Hari Raya Idulfitri memang sering dimanfaatkan para tokoh politik untuk bersilaturahmi dan menjaga komunikasi lintas partai.
Bahkan, beberapa menteri dan politikus lain juga sudah melawat ke rumah Megawati sejak hari-H Idulfitri lalu.
Dasco menambahkan bahwa tidak ada niat untuk menutupi informasi terkait pertemuan itu, namun karena sifatnya non-formal dan personal, tidak semua harus diumumkan ke media secara terbuka.
Kehadiran Prabowo bersama para pejabat dan pengurus Gerindra juga membuktikan bahwa kunjungan itu dilakukan secara terbuka, bukan diam-diam seperti yang sempat dispekulasikan.***
Artikel Terkait
Prof Sufmi Dasco Panggil Erick Thohir Saat Rapat dengan Komisi VI DPR RI. Badko HMI Jatim: Tidak Etis dan Tidak Menghargai Rapat Penting
PDIP di Jakarta Sudah Dinamis, 55 Kepala Daerah yang Tertahan di Magelang Siap Ikuti Retret
Bantah Jadi Oposisi Secara Formal, PDIP akan Beri Opsi Kerja Sama Ini ke Pemerintah
Disebut Akan Segera Bertemu Bahkan Tawarkan Opsi Kerja Sama, PDIP Berencana Undang Presiden Prabowo ke Kongres PDIP
Dasco Jadi Tokoh Kunci di Balik Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati