Termasuk kemungkinan mengembalikan dwifungsi militer yang bertentangan dengan prinsip demokrasi.
"Agenda revisi UU TNI justru akan melemahkan profesionalisme militer itu sendiri dan sangat berpotensi mengembalikan Dwifungsi TNI, di mana militer aktif dapat menduduki jabatan-jabatan sipil," kata mereka.
Koalisi ini mendesak agar DPR dan pemerintah menghentikan pembahasan yang tertutup dan memastikan transparansi dalam revisi UU TNI.
Baca Juga: Respon Cepat Bupati Imron Perbaiki Jalan Rusak
Mereka juga meminta agar publik dilibatkan dalam proses ini demi menjamin aturan yang lebih demokratis. **
Artikel Terkait
Badko HMI Jatim Tolak Keras Usulan Politisi PDIP Tentang Polri Dibawah TNI dan Kemendagri
DPR Prihatin dengan Kondisi Gedung dan Studio Milik PFN, Ifan Seventeen: Sidak Bentuk Perhatian Negara
Rapat Bareng DPR, Begini Klaim Doktif Terkait Modus Penipuan Skincare Tomat Putih yang Diduga Dilakukan Dokter Richard Lee
Bantah Adanya Pemborosan di Tengah Efisiensi karena Rapat Revisi UU TNI di Hotel Fairmont, DPR: Itu Pendapatmu