BPBD Grobogan juga menerjunkan tiga tim penyelamat untuk membantu evakuasi warga yang dimungkinkan hendak mengungsi.
Hal itu karena air dari jebolan sungai masih deras, meskipun debit dari Bendungan Gelapan mulai turun.
"Hanya saja, penurunan debit air dari bendungan diperkirakan membutuhkan waktu delapan jam, sehingga di lokasi jebolan juga ikut surut," tutur Masrikan.
Masrikan juga menuturkan pihaknya telah memberikan bantuan karung plastik untuk peninggian tanggul yang airnya mulai limpas maupun penguatan tanggul agar tidak jebol.
"Kami juga melakukan droping bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir," tandasnya. **
Artikel Terkait
Terdampak Banjir, Direktur RSUD Chasbullah Bekasi Cemaskan Kondisi Pasien Akibat Fasilitas Rumah Sakit yang Belum Memadai
Sebelumnya Rendam 122 RT, Kini Banjir Telah Surut di Seluruh Titik DKI Jakarta
Diduga Jadi Penyebab Banjir, Wisata Puncak Hibisc Fantasy Dibongkar
Insiden Banjir di Bandung: 4 Kecamatan Terendam Akibat Luapan Citarum-Cikapundung
156 KK Dievakuasi Akibat Banjir di Purwakarta: Tanggul Jebol, Jatiluhur Terendam
Update Bencana Banjir-Longsor di Sukabumi: 5 Korban Tewas, 4 Orang Masih Dalam Pencarian