Harga Tiket Pesawat Domestik untuk Mudik Lebaran 2025 Turun Hingga 14 Persen, Ini Jadwal Terbang dan Periode Pembeliannya

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 4 Maret 2025 | 12:48 WIB
Pemerintah menurunkan harga tiket pesawat domestik untuk mudik lebaran 2025 (Instagram/kemenhub151)
Pemerintah menurunkan harga tiket pesawat domestik untuk mudik lebaran 2025 (Instagram/kemenhub151)

FAJARNUSA.COM -- Pemerintah menepati janjinya untuk menurunkan tiket pesawat domestik saat mudik lebaran 2025.

Penurunan harga tiket pesawat untuk mudik lebaran 2025 nanti akan mencapai 13 hingga 14 persen.

Hal tersebut diungkapkan dalam konferensi pers yang dilakukan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, 1 Maret 2025.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut adalah Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Baca Juga: Soroti Masyarakat yang Sangsi ke Danantara, SBY Minta Rosan Roeslani cs Tepis hingga Buktikan Kecemasan Warga RI Itu Tak Terjadi

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman, terutama pada momen penting seperti lebaran,” kata Menhub Dudy dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan RI.

Ada jadwal terbang khusus dan periode pembelian untuk bisa mendapatkan diskon tersebut.

Penurunan harga tiket ini berlaku selama 15 hari, untuk penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025.

Pembelian tiket dengan harga tersebut bisa dilakukan pada periode 1 Maret hingga 7 April 2025.

Dalam keterangan pers itu, pemerintah juga berjanji untuk memastikan kapasitas penerbangan untuk mudik lebaran 2025 akan cukup memadai.

Baca Juga: Serah Terima Jabatan Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030, Effendi Edo: Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Terhambatnya Pelaksanaan Program dan Kegia

Pemenuhan kapasitas itu juga akan didukung dengan ketersediaan armada yang mendukung keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Kami tidak hanya berfokus pada penurunan harga, tetapi juga pada kualitas layanan dan keselamatan penerbangan secara keseluruhan,” ujar Dudy.

“Kami akan pastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai dan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” jelasnya.

Pemerintah juga akan menanggung biaya pajak 6%, jadi calon penumpang akan membayar sisanya yakni 5%.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X