"Kita ini sudah jadi kepala daerah. Maka ketaatan utama kita harus taat pada sistem yang ada dalam pemerintahan. Tapi kalau Bu Mega melarang, itu hak Bu Mega, yang jelas kalau orang sudah jadi kepala daerah harus tunduk dan patuh pada keputusan pemerintah," tegasnya.
Dedi Mulyadi bersama 30 bupati dan wali kota dari Jawa Barat dijadwalkan berangkat ke Akademi Militer Magelang menggunakan pesawat milik TNI Angkatan Udara (AU).
20 Kepala Daerah PDIP Tunda Keberangkatan
Meski begitu, sejumlah kepala daerah dari PDIP memutuskan untuk mengikuti instruksi Megawati dan menunda keberangkatan mereka ke Magelang.
Berikut daftar 20 kepala daerah yang menunda keikutsertaan dalam retret:
1. Gubernur Jakarta: Pramono Anung
2. Gubernur Bali: I Wayan Koster
3. Wali Kota Bekasi: Tri Adhianto
4. Bupati Bekasi: Ade Kuswara Kunang
5. Bupati Tapanuli Tengah: Masinton Pasaribu
6. Bupati Banyumas: Sadewo Tri Latinono
7. Wali Kota Manado: Andrei Angouw
8. Bupati Banyuwangi: Ipuk Fiestiandi
9. Wali Kota Surabaya: Eri Cahyadi
10. Bupati Temanggung: Agus Setyawan
Artikel Terkait
Mensesneg Bantah Retret Kepala Daerah Pakai Uang Pribadi Presiden Prabowo Seperti Saat Kabinet Merah Putih, Ini Alasannya
Jelang Retret Kepala Daerah, Ini Alasan Wakil Kepala Daerah Tidak Mengikuti Utuh Serangkaian Acaranya
Ketika Istana Sibuk Lantik Kepala Daerah, Ada Geliat Aksi 'Indonesia Gelap' yang Diwaspadai 588 Personel Polisi di DKI Jakarta
Megawati Larang Kader PDIP Ikut Retret Buntut Ditahannya Hasto Kristiyanto, Bagaimana Dampaknya?