Menurut Setyo, penahanan dilakukan agar penyidik dapat lebih mendalami kasus tersebut selama Hasto berada dalam tahanan.
Respons Sufmi Dasco Ahmad
Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi larangan Megawati terhadap kader PDIP untuk mengikuti retret di Magelang.
Ia menilai bahwa kebijakan tersebut lebih tepat ditanyakan langsung kepada pihak terkait.
“Itu kan baru semalam. Itu biar urusan Pak Mendagri lah. Ya kan Pak Mendagri yang bikin acara,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat 21 Februari 2025.
Sikap Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno alias Doel, memilih untuk tidak banyak berkomentar terkait instruksi Megawati yang meminta para kepala daerah dari PDIP membatalkan kehadiran dalam acara retret.
“Tanya ke DPP,” jawab Doel singkat saat ditanya awak media di Jakarta Selatan, Jumat 21 Februari 2025.
Ketika ditanya apakah dirinya akan tetap menghadiri acara tersebut, Doel tidak memberikan jawaban yang jelas.
Ia hanya menyebut bahwa agenda untuk wakil kepala daerah baru berlangsung pada 27 Februari mendatang.
“Wakil kepala daerah kan hari terakhir,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya rapat khusus di rumah Pramono Anung untuk membahas hal ini, Doel mengaku tidak mengetahui informasi tersebut.
“Saya kan di sini (kerja),” katanya saat menjelaskan bahwa dirinya sejak pagi sudah bekerja meninjau pengerukan kali.
Terakhir, ketika diminta konfirmasi apakah Pramono Anung akan menghadiri retret, Doel menyarankan agar pertanyaan tersebut langsung diajukan kepada yang bersangkutan.
“Tanya ke Mas Pram,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Megawati Disebut Tahan Banting Oleh Pelatih Red Sparks
KPK Tetapkan Hasto Kristiyanto Tersangka Dugaan Suap Harun Masiku, Megawati Ancam dan Tantang KPK. Aktivis 98: Ini Bukan Lagi Era Feodalisme?
Prabowo Akan Bertemu Megawati dalam Waktu Dekat, Aktivis 98: Sinyal Buruk Demokrasi Indonesia
Istana Akui Tidak Ada Rencana Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Megawati