Jokowi Yakin Pembangunan IKN Tidak akan Mangkrak di Tengah Jalan: Ini Proyek Jangka Panjang

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 12 Februari 2025 | 17:38 WIB
Jokowi saat masih menjabat sebagai Presiden RI bersama para tokoh politik Indonesia mengunjungi IKN pada pertengahan tahun 2024 lalu. (Instagram/Jokowi)
Jokowi saat masih menjabat sebagai Presiden RI bersama para tokoh politik Indonesia mengunjungi IKN pada pertengahan tahun 2024 lalu. (Instagram/Jokowi)

FAJARNUSA.COM -- Pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN yang dimulai sejak era pemerintahan Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo menjadi megaproyek yang masih dijalankan hingga saat ini.

Di tengah pembangunannya, dana IKN justru terkena pemangkasan anggaran terbesar yang mencapai 75,2 persen.

Artinya, menurut APBN Tahun Anggaran 2025 pemotongan anggaran Otorita Ibu Kota Negara sejumlah Rp4,81 Triliun dari total pagu anggaran Rp6,39 Triliun.

Baca Juga: Mengulik Sosok David Sinay Seorang Advokat dari Olde Law Firm

Di tengah pemotongan anggaran IKN, Joko Widodo atau Jokowi yakin bahwa IKN tidak akan menjadi proyek pembangunan yang mangkrak di masa depan.

IKN adalah rencana lama dan jangka panjang

Dalam video yang diunggah di channel YouTube Najwa Shihab pada Selasa, 11 Februari 2025, Jokowi mengutarakan kalau IKN adalah proyek yang sudah lama direncanakan.

Dibangun di masa pemerintahannya, namun IKN adalah rencana yang sudah ada sejak Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.

“IKN ini adalah rencana lama dari Presiden pertama kita, Ir. Soekarno, kemudian kita eksekusi,” ujar Jokowi.

Baca Juga: Menyoal Program MBG yang Dilaksanakan Setiap Hari, Menkeu Sri Mulyani: Seperti Pesta Pernikahan Setiap Hari

Ia kemudian mengatakan tentang perekonomian negara di mana PDB ekonomi Indonesia, 58 persen berputar di Pulau Jawa.

“Kita memiliki 17 ribu pulau tapi 58 persen PDB ekonomi berputar di Pulau Jawa dan kedua, 56 persen penduduk Indonesia itu ada di Pulau Jawa,” kata Jokowi.

Ia mengibaratkan Pulau Jawa sebagai magnet yang terus menarik.

“Saya kira daya dukung Pulak Jawa kalau kita terus-teruskan, tidak akan mampu, semua magnetnya akan terus ke sini (Pulau Jawa)” imbuhnya.

Membangun ibu kota politik di luar Jakarta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X