Sedangkan kereta api yang batal beroperasi adalah KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen-Tegal PP (rangkaian KA Tegal Bahari menggunakan idle rangkaian KA Gumarang).
Baca Juga: Modus Aneh Pemilik Ponpes Jaktim yang Diduga Cabuli Santri dengan Dalih: Demi Sembuhkan Penyakit
“Saat ini, KAI telah melakukan berbagai upaya penanganan untuk mengatasi luapan air di lokasi terdampak. Proses penanganan terus dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera normal kembali. KAI telah mengerahkan puluhan petugas di lapangan yang dilengkapi dengan alat berat, material batu kricak, pasir, bantalan rel, dan besi untuk memperbaiki jalur dan mengatasi luapan air di lokasi terdampak,” jelas Rokhmad.
KAI tetap berkomitmen untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan dan pelayanan KA dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial @KAI121. **
Artikel Terkait
Antisipasi Banjir Wilayah Barat, BBWS Lakukan Normalisasi, Begini Kata Ketua Sementara DPRD Kabupaten Cirebon
Antisipasi Banjir, Pj Bupati Cirebon Tinjau Kondisi Saluran Air Di Desa Kedawung
Pemkab Cirebon Terus Upayakan Penanganan Dampak Banjir
Jateng Diterjang Banjir! Genangan Air di Grobogan Ganggu Perjalanan KA Semarang hingga Jembatan Kali Batang Putus Total