FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Kabupaten Indramayu sangat kaya akan adat istiadat leluhur yang hingga saat ini masih terus terpelihara.
Salah satunya yaitu yang dilakukan oleh warga Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/09/2024).
Bentuk Jatidiri suatu daerah dapat terlihat dari budaya kearifan lokal masyarakatnya, salah satu budaya Indramayu yang menyita perhatian publik adalah adat unjungan. Adat ini menjadi agenda budaya tahunan hampir di semua desa di Kabupaten Indramayu.
Baca Juga: RSUD MA Sentot Patrol Tingkatkan Kualitas Layanan Pasien
Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Indramayu Nina Agustina, sangat peduli serta berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan budaya di Indramayu yang telah ada sejak dahulu dan telah turun temurun.
Sebagai bentuk kepedulian, Sabtu pagi (14/9/2024) Bupati Indramayu Nina Agustina hadir langsung dan berbaur dengan masyarakat pada Unjungan Buyut Mudang Desa Jatisawit Kecamatan Jatibarang.
Kehadiran Bupati Nina Agustina sontak disambut meriah dan antusias oleh warga yang hadir menunggunya sejak pagi dalam acara tersebut.
Baca Juga: Wujudkan Zona Integritas, Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Dalam sambutanya Bupati Nina Agustina menyampaikan permohonan maaf apabila dalam memimpin Indramayu kurang maksimal, dikarenakan tidak full selama 5 tahun karena adanya perubahan regulasi yaitu hanya 3,5 tahun.
Meski demikian, dengan kerja baik kerja nyata dan visi Indramayu Bermartabat sudah melaksanakan pembangunan dengan masal dan sudah banyak pencapaian-pencapaian positif untuk memajukan Indramayu. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur jalan sudah terlaksana mencapai 88,73%.
Selanjutnya pada tahun 2024 ini Bupati Indramayu juga memaparkan pembangunan yang dilaksanakan di Desa Jatisawit yakni berupa pembangunan jalan desa dan jalan tanggul, perbaikan 3 ruang SDN 3 Jatisawit, membantu pembangunan masjid sebanyak 100 semen dan pemberian mobil Siaga untuk Desa Jatisawit untuk kepentingan masyarakat.
Pada kesempatan itu juga Bupati Nina menghimbau kepada masyarakat untuk hadir dalam Pemilihan Kepala Daerah untuk memberikan hak pilihnya.
Baca Juga: KAI Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual dan Sosialisasi Keamanan Perjalanan KA di Stasiun Cirebon
"Gunakan hak pilih masyarakat dengan hadir langsung dalam pencoblosan pilkada dan jangan golput," ungkapnya.
Sementara Ketua Pelaksana Sugiarto menyampaikan, rangkaian kegiatan unjungan Buyut Mudang diantaranya do'a bersama, pemotongan tumpengan, pagelaran budaya Wayang Kulit semalam suntuk Grup Langen Budaya dengan dalang H. Rusdi dan malamnya diadakan pesta kembang api.
Artikel Terkait
Rumahnya Ludes Terbakar, Adah Warga Argasunya Dapat Bantuan Renovasi Rumah dari Baznas Kota Cirebon
Cegah Stunting, Warga Kecamatan Indramayu Terima Bantuan Pangan Telur dan Daging Ayam
Museum Topeng Cirebon Hadir Sebagai Bentuk Pelestarian Budaya Khususnya Seni Topeng
Gelar Karya Rukun Guyub Hidupkan Budaya Seni Tari Tradisional