Cegah Stunting, Warga Kecamatan Indramayu Terima Bantuan Pangan Telur dan Daging Ayam

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 23 Agustus 2024 | 17:51 WIB
Warga penerima manfaat menunggu antrian pembagian bantuan telur dan daging ayam di halaman Kecamatan Indramayu (Herman/Fajarnusa.com)
Warga penerima manfaat menunggu antrian pembagian bantuan telur dan daging ayam di halaman Kecamatan Indramayu (Herman/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Badan Pangan Nasional bersama BUMN Holding Pangan ID FOOD kembali memulai penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk bantuan pangan penanganan stunting di tahun 2024. Program yang bertujuan untuk menekan angka stunting dan mengurangi tingkat rawan pangan dan gizi tersebut disalurkan kepada 1.472 warga masyarakat khususnya kecamatan Indramayu.

Keluarga Penerima Manfaat yang merupakan Keluarga Rawan Stunting di kecamatan Indramayu, menerima bantuan bahan pangan tahap kedua berupa telur dan daging ayam, bertempat di halaman Kecamatan Indramayu, Jum'at (23/08/2024).

Telur dan daging ayam dipilih melalui pertimbangan nilai nutrisi yang tinggi serta dapat divariasikan dalam pola makan keluarga. Nutrisi yang optimal menjadi peranan penting dalam mengatasi tantangan stunting.

Baca Juga: Sentra Medika Hospital Gempol Hadir Penuhi Pelayanan Kesehatan Spesialis Bagi Masyarakat Gempol Palimanan dan Sekitarnya

Dalam penyaluran bantuan yang diselenggarakan di Kantor Kecamatan Indramayu tersebut, Camat Indra Mulyana menyampaikan bahwa dalam penangan stunting sangat perlu adanya intervensi pemerintah.

“Salah satunya adalah melalui penyaluran bantuan pangan yang mendukung penurunan risiko stunting. Kami berharap bantuan dari pusat ini dapat berjalan terus,” ujarnya.

Indra menambahkan bahwa selain bantuan pangan, pemerintah juga harus terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait masalah stunting.

Baca Juga: Pangdam III Siliwangi Tutup Program TMMD ke 121 di Desa Kubang Kabupaten Cirebon, 1.200 Meter Jalan Berhasil Dibangun

“Masalah stunting tidak melulu akibat kurangnya bahan pangan, tapi penting juga bahwa masyarakat itu memiliki informasi dan pendidikan. Misalnya kita harus tahu bahwa tidak semua makanan itu bisa memenuhi gizi dan menunjang tumbuh kembang anak. Makanan mungkin tersedia, tapi apakah itu sesuai kebutuhan gizi anak. Itu yang harus kita tahu,” terang Indra.

Ada intervensi yang kami inisiasi melalui kelurahan/Desa terutama melalui peran PKK. Kita lakukan juga dengan memanfaatkan potensi wilayah masing-masing. Kalau di wilayah Indramayu ini ada buah-buahan berprotein tinggi. Kita juga coba dengan budidaya ikan, seperti ikan nila yang nanti bisa dikonsumsi oleh masyarakat,” pungkasnya.

"Indra juga berharap upaya pencegahan dan penanganan stunting ini dapat terus digaungkan di masyarakat sehingga upaya penekan angka stunting khususnya di Kabupaten Indramayu dapat dilaksanakan secara maksimal.

Baca Juga: Kontingen Kota Cirebon Siap Berlaga di PORSADIN VII Tingkat Provinsi Jawa Barat

Salah seorang penerima manfaat, yanti dari Kelurahan Margadadi menyampaikan rasa terima kasihnya atas program bantuan bahan pangan yang diberikan Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Kecamatan Indramayu ini.

“Alhamdulilah dengan adanya bantuan ini dapat membantu perekonomian kami, juga yang utama bisa mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga menunjang tumbuh kembang anak saya,” ungkapnya. (Herman)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X