Dua Direktur RSUD Kabupaten Cirebon Mundur dari Jabatannya, Satu Sakit dan Satu Dokter Penyakit Kanker

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 1 Agustus 2024 | 09:09 WIB
Dua direktur RSUD Kabupaten Cirebon mengundurkan diri (Kolase)
Dua direktur RSUD Kabupaten Cirebon mengundurkan diri (Kolase)

FAJARNUSA.COM Dua direktur di Rumah Sakit Umum Daerah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon kompak mengajukan permohonan mengundurkan diri. 

Dua orang tersebut masing-masing Direktur RSUD Waled, Mohamad Luthfi dan Direktur RSUD Arjawinangun Bambang Sumardi.

Menurut sumber didapat, Direktur RSUD Arjawinangun Bambang Sumardi mengalami sakit sehingga tidak memungkinkan dengan aktivitas sebagai Direktur yang begitu padat.

Baca Juga: Mangkir, KPK Kembali Panggil Mbak Ita Terkait Dugaan Korupsi Pemkot Semarang Hari Ini

Begitu pun dengan informasi Direktur RSUD Waled, Mohamad Luthfi, dirinya adalah dokter penyakit kanker yang hanya ada di Cirebon. Banyak pasien yang mengejar ngejar untuk berkonsultasi dan berobat lebih dalam akan penyakit tersebut.

Dengan aktivitas sebagai Direktur, tidak memungkinkan dirinya bisa melayani pasien dengan maksimal, maka untuk bisa melayani pasien kanker dengan maksimal, memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Mundurnya dua Direktur RSUD tersebut di benarkan oleh Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya.

Baca Juga: Waspada Modus Kuota Susulan untuk Ortu Catar, Berikut Imbauan dari Kabag Diapers SSDM Polri

Pj Bupati Cirebon Wahyu Mijaya memastikan tidak ada tekanan apapun terkait pengajuan permohonan pengunduran diri tersebut.

"Dipastikan tidak ada tekanan, dan tidak hal apapun terkait mundurnya direktur RSUD," tegasnya dilansir dari detikjabar pada Rabu (31/7/2024).

Ia mengaku pengajuan permohonan pengunduran diri dari Direktur RSUD Waled sebenarnya sudah diajukan sebelum dirinya menjabat sebagai Pj Bupati Cirebon. 

Baca Juga: Kini RT RW dan BPD di Kabupaten Cirebon Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

"Salah satu direktur RSUD sebelumnya sudah mengajukan sebelum saya menjabat. Namun ketika saya sudah menjabat proses itu diajukan kembali," bebernya.

Menjelaskan mundurnya salah satu direktur RSUD tersebut, ia menjelaskan karena yang bersangkutan ingin lebih fokus memberikan pelayanan kesehatan. 

"Saya pribadi sudah berkomunikasi langsung dengan yang bersangkutan, karena ada beberapa pertimbangan yang mengakibatkan secara pribadi ingin konsen di bidang lainnya, terutama di bidang kesehatan," ungkapnya.

Baca Juga: Gara gara Mencuri, Tujuh Remaja Disekap 3 Hari oleh Oknum CV Belia Berkat Abadi Surabaya

"Kita sudah diskusikan dengan BKPSDM sebagai tindak lanjut soal ini," terangnya.

Ia menitikberatkan dengan adanya pengajuan permohonan pengunduran ini yang terpenting proses pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu akibat tidak adanya jabatan struktural. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X