BPBD Indramayu Adakan Kegiatan Edukasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Desa Tangguh Bencana 2024

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 30 Juli 2024 | 13:43 WIB
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Indramayu foto bersama peserta Edukasi pencegahan dan kesiapsiagaan desa tangguh bencana 2024  (Herman/Fajarnusa.com)
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Indramayu foto bersama peserta Edukasi pencegahan dan kesiapsiagaan desa tangguh bencana 2024 (Herman/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- BPBD Kabupaten Indramayu mengadakan kegiatan edukasi bencana bersama Desa Jatibarang Baru yang bertajuk Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan, dalam rangka pembentukan Desa Tangguh Bencana Tahun 2024, Selasa (30/07/24).

Hal tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan dan koordinasi yang kuat dalam menghadapi bencana.

Bertempat di Aula Desa Jatibarang Baru kegiatan penguatan kapasitas kawasan pencegahan dan kesiapsiagaan dihadiri Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Indramayu Sutrisno mewakili Plt Kepala Pelaksana BPBD, Kuwu desa Jatibarang Baru H. Surana, Karang Taruna beserta warga Desa Jatibarang Baru.

Baca Juga: Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Hibah Buku Gambar dan Pencil Warna Untuk Perpustakaan

Pelatihan dan sosialisasi tersebut menjadi sangat penting untuk peningkatan kemampuan dalam penanggulangan bencana alam di Kabupaten Indramayu. Sekaligus untuk memperkuat koordinasi dan kerjasama antar elemen Pemerintah dan Instansi terkait.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD melalui Kabid pencegahan dan kesiapsiagaan Sutrisno, menerangkan bahwa bencana itu tidak bisa kita rencanakan atau dijadwalkan, maka dari itu kita buat suatu pencegahan bencana dan lakukan serangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai upaya untuk menghilangkan dan/atau mengurangi ancaman bencana.

"Upaya untuk meminimalkan bencana yang harus dilakukan antara lain melalui pembangunan berbagai prasarana fisik dan menggunakan pendekatan teknologi, seperti pembuatan kanal khusus untuk pencegahan banjir, alat pendeteksi aktivitas gunung berapi, bangunan yang bersifat tahan gempa, ataupun Early Warning,"terang Sutrisno.

Baca Juga: Imbas Penyerangan Pusat Data Nasional Sementara Beberapa Waktu Lalu, Mahasiswa Diharap Unggah Ulang KIP Kuliah 2024

Selain itu, latihan ini bukan sekedar rutinitas tapi merupakan kesempatan berharga menyatukan kekuatan, pengetahuan dan sumber daya yang dimiliki. Oleh karena itu dirinya berharap semua pihak yang terlibat dalam sosialisasi bencana ini dapat bekerjasama dalam situasi apapun dan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing,"tegasnya.

"Kita berharap setelah pelatihan ini semakin kuat sinergitas dan kolaborasinya,” kata Kabid Sutrisno dalam sambutan pembukaan kegiatan edukasi pencegahan dan kesiapsiagaan desa tangguh bencana 2024.

Baca Juga: BRI Cabang Situbondo Salurkan 50 Paket Bantuan Pendidikan kepada Ponpes Nurur Rofi Dawuhan Situbondo

Sementara itu, Kuwu Desa Jatibarang Baru H. Surana mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada BPBD Indramayu dengan kerjasama dan pelatihan mitigasi bencana diharapkan dapat mengurangi risiko bencana.

“Daerah kita cukup rawan bencana, dengan kerjasama dan kesiapsiagaan kita bisa ditangani dengan baik,” pungkas Kuwu Jatibarang Baru. (Herman)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X