RSUD Indramayu Berkolaborasi Bersama BPBD Dalam Edukasi Mitigasi Bencana

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Senin, 8 Juli 2024 | 07:01 WIB
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Indramayu Sutrisno, menjelaskan tentang materi Mitigasi Bencana kepada karyawan RSUD Indramayu (Herman/Fajarnusa.com)
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Indramayu Sutrisno, menjelaskan tentang materi Mitigasi Bencana kepada karyawan RSUD Indramayu (Herman/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Dalam rangka pengenalan penanggulangan pra bencana dan pasca bencana, karyawan RSSUD Indramayu mengadakan Pelatihan mitigasi pra bencana dalam penanggulangan bencana bekerja sama dengan BPBD Indramayu yang bertempat di Aula Kidang Kencana RSUD Indramayu, Kamis (04/07/24) lalu yang di ikuti 80 peserta dari RSUD Indramayu.

Turut hadir pada acara tersebut Direktur RSUD Indramayu dr Deden Bonni Koeswara, Wakil Direktur H.Yadi, Humas RSUD H Tarmudi, kabag perencanaan RSUD Harun, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sutrisno dan seluruh staff serta karyawan RSUD Indramayu.

Baca Juga: Seorang Warga Tewas Ditembak Anggota DPRD Lampung Tengah

Dalam keterangannya Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Indramayu Sutrisno, saat di temui awak media menjelaskan, Kegiatan ini memberikan pelatihan serta edukasi mitigasi bencana, artinya konsep bencana sesuai PKBNB itu seperti apa kita jabarkan real disana, artinya ada yang namanya pra bencana, kondisi ketika terjadi bencana, kondisi rehabilitasi dan rekondisi, acara tersebut dihadiri oleh 80 orang,"jelas Sutrisno.

"Setelah pemaparan edukasi dan sosialisasi, Kemudian acara kegiatan dilanjutkan dengan praktek lapangan bagaimana menangani korban bencana yang terdiri dari:
1. Penanganan korban rescu ketika dalam air (ketika orang tenggelam) hal seperti apa membawa supaya sefty dan sebagainya.
2. Penanganan korban yang patah tulang
3. Melakukan simulasi kebencanaan, simulasi ketika menghadapi gempa, untuk pribadi maupun kelompok yang berada di lantai 3 itu kemana dan bagaimana dan harus disiapkan titik kumpul untuk evaluasi.

Baca Juga: Batang Di Guncang Gempa 4,6 Magnitudo, Jemaah Masjid Agung Berhamburan Keluar

Semoga kedepan BPBD dapat menjalankan tupoksinya sebagai garis depan penanggulangan dan menanganan bencana, artinya secara fungsi bisa melakukan edukasi, informasi tentang bencana” ujar Sutrisno.

Sementara itu Humas RSUD Indramayu H.Tarmudi saat di minta tanggapannya ” kegiatan Pelatihan Mitigasi Pra Bencana dalam Penanggulangan Bencana ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun, karena hal ini pula dalam rangka persyaratan sertifikasi atau akriditas RSUD Indramayu yang telah mendapat nilai Paripurna selain itu pula untuk meningkatkan kesiapsiagaan RSUD dalam menghadapi bencana Internar” tegasnya.

Baca Juga: BPBD Indramayu Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Mitigasi Bencana di 10 Desa Se-Kecamatan Bangodua

Selain itu sebagai pengetahuan dan pengalaman bagi petugas Rumah Sakit dalam penanganan keadaan bencana. Meningkatkan sistim tanggap darurat yang terpola dan terlatih.

Berdasarkan hasil analisis kerentanan bahaya (Hazard Vulnerability Assesment/ HVA) resiko bencana Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu tahun 2022, didapatkan resiko internal dari yang terbesar yaitu : resiko kebakaran, gempa bumi, dan juga bencana banjir. Selain itu karena terus bertambahnya jumlah SDM Rumah sakit, maka diperlukan simulasi dan pelatihan penanganan keadaan bencana” tambah Humas H.Tarmudi.

Baca Juga: Profil Aty Kodong Jebolan D'Academy asal Kabupaten Selayar dilaporkan ke Polda Sulsel atas Dugaan Penipuan

Penanggulangan dan penanganan bencana itu merupakan prioritas jadi diperlukan kordinasi dan komando yang jelas dalam setiap penanganannya. (Herman)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X