Sebanyak 361 Siswa SMK Negeri 1 Gunungjati Mendapatkan Bantuan Sertifikasi Kompetensi Tahun 2024

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 4 Juli 2024 | 07:54 WIB
Rapat koordinasi bantuan pemerintah Sertifikasi Kompetensi Siswa tahun 2024 (Dok sekolah)
Rapat koordinasi bantuan pemerintah Sertifikasi Kompetensi Siswa tahun 2024 (Dok sekolah)

FAJARNUSA.COM (Kabupaten Cirebon) -- SMK Negeri 1 Gunung Jati Kabupaten Cirebon mengadakan Rapat Koordinasi Bantuan Pemerintah Sertifikasi Kompetensi Siswa tahun 2024.

Rapat koordinasi berlangsung di ruang rapat sekolah SMK Negeri 1 Gunung Jati dengan dihadiri oleh 13 orang guru.

Seperti diketahui, SMK Negeri 1 Gunung Jati memiliki 5 Prodi unggulan terbaik yaitu Teknik Otomotif (TO), DPIB, DPK, Teknik Pengelasan (TP), dan Animasi.

Baca Juga: DPRD Setujui Raperda PP APBD tahun 2023 dan Rencana Perubahan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016

Untuk kegiatan kompetensi siswa ini, SMK Negeri 1 Gunung Jati akan mengadakan sosialisasi dengan mengundang 43 guru, 5 asesor, pengawas, dan komite sekolah.

Pihaknya mengusulkan sebanyak 440 siswa untuk mendapat bantuan pemerintah dari kegiatan sertifikasi kompetensi siswa tahun 2024.

"Alhamdulillah, kemaren sudah di acc bulan ini sebanyak 361 siswa dari 5 prodi, dengan menggandeng asesor kompetensi LSP-P1 sebagai pengujinya," kata Hj. Iis selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Gunung Jati.

Baca Juga: Resmi Dipecat DKPP Ketua KPU Hasyim Asy'ari karena Tindak Asusila

Untuk langkah selanjutnya, pembuatan soal kompetensi dilakukan oleh seluruh guru produktif dari 5 prodi sebanyak 43 orang.

"Saat ini, siswa yang akan mengikuti sertifikasi kompetensi berada di kelas XII," ungkap Iis kepada FajarNusa.com Rabu, (3/7/2024).

Lanjut Iis, kedepannya kami mendatangkan dari Askom LSP-P1 dari ke 5 prodi itu untuk pendampingan pembuatan soal di hotel, sebagai pendampingan pemantau TUK dan sebagai penguji ujikom.

Baca Juga: Paus Fransiskus Hadir Di Misa Akbar di GBK Bulan September 2024, Ini yang di Tunggu Tunggu

Tujuannya anak memiliki kompetensi, dengan memiliki sertifikat sertifikasi kompetensi agar menambah wawasan dan juga sebagai bekal tambahan untuk memasuki dunia kerja dangan memiliki sertifikat itu, pungkas Iis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X