FAJARNUSA.COM — Seorang mahasiswi dengan inisial JZF yang diduga terlibat dalam praktik penipuan berkedok arisan bodong, kini teridentifikasi sebagai mahasiswi aktif di Universitas Islam Bandung (Unisba) dengan program studi manajemen.
Rektor Unisba, Edi Setiadi, memberikan penjelasan terperinci terkait situasi ini.
Edi Setiadi mengungkapkan, "Setelah kami melakukan pelacakan dalam sistem informasi akademik kami, sudah terbukti bahwa JZF adalah mahasiswi aktif Unisba. Proses penerimaan mahasiswa di Unisba melibatkan pengisian berbagai formulir dan pembayaran kewajiban tertentu, sehingga hanya setelah tahap-tahap ini, seorang individu diakui sebagai mahasiswa."
Baca Juga: Kontroversi Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres 2024, Sampai Disoroti Media Asing
Rektor Edi juga menegaskan bahwa meskipun kasus penipuan yang terlibung dengan JZF menyebar luas di media sosial, status JZF sebagai mahasiswi aktif di Unisba tetap terjaga.
"Meskipun JZF tidak lagi terlihat di kampus sejak kasus ini mencuat, secara administratif, dia tetap terdaftar sebagai mahasiswa aktif," tambahnya.
Selanjutnya, Edi membuka fakta bahwa JZF telah menikah dengan sesama mahasiswa di Unisba yang memiliki inisial A.
Baca Juga: Meta Luncurkan Paket Berlangganan Tanpa Iklan untuk Pengguna di Uni Eropa, Negara Apa Saja?
Namun, seiring dengan viralnya kasus ini di media sosial, suaminya, A, juga mulai jarang terlihat di kampus.
"Keduanya adalah pasangan suami-istri. Meski status mereka sebagai mahasiswa masih aktif, kami belum memiliki kepastian apakah mereka masih aktif mengikuti perkuliahan. Tetapi, beredar kabar yang mengindikasikan bahwa mereka sudah tidak lagi hadir di kelas," Edi menjelaskan.
Tindakan Unisba
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Tertibkan 2 Aset Rumah Perusahaan di Jalan Ampera Cirebon
Sejak kasus ini mencapai tingkat viralisasi di media sosial, Unisba segera mengambil langkah-langkah konkret dengan melakukan pemeriksaan internal dan upaya mediasi antara korban dan pelaku.
Edi Setiadi menjelaskan, "Kami tidak hanya berdiam diri karena sebagian korban juga adalah mahasiswa kami, dan pelaku pun adalah mahasiswa Unisba. Maka dari itu, kami merasa wajib untuk mengambil tindakan, termasuk melalui upaya mediasi."
Melalui proses mediasi, pelaku telah bersedia untuk mengembalikan kerugian yang dialami oleh para korban.
Artikel Terkait
West Ham vs Arsenal Petandingan Carabao Cup Jarrod Bowen Jadi Man of The Match
3 Pesawat Disiapkan TNI AU Untuk Kirim Bantuan ke Gaza, 2 Unit Pesawatnya Adalah Hercules
Kabar Duka Datang Dari Meninggalnya Atlet Hoki Adam Johnson yang Mengalami Insiden Tragis Saat Pertandingan
Kabar Heboh Pernikahan Antara Bocah di Sampang, Ternyata Hanya Bertunangan
Dubes Korut untuk PBB, Bantah Tuduhan Penjualan Senjata ke Hamas