Diduga Bunuh Diri Karena Depresi, Mahasiswi UMY Meninggal Usai Lompat Dari Lantai 4

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 3 Oktober 2023 | 20:04 WIB
Salah satu mahasiswi UMY tewas bunuh diri usai lompat dari lantai 4 (foto :relawan)
Salah satu mahasiswi UMY tewas bunuh diri usai lompat dari lantai 4 (foto :relawan)

FAJARNUSA.COM — Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Fisipol UMY) meninggal dunia usai lompat dari lantai 4 University Residence (Unires) Putri UMY. Mahsiswi Meninggal dan menghembuskan nafas terakhir saat dievakuasi.

peristiwa itu terjadi Senin (2/10) pukul 06.15 WIB. Polisi menyebut peristiwa itu diketahui seorang saksi, Ustaz Talkis, yang sedang mengerjakan tugas di ruangan kantor Gedung Y lantai dasar Unires UMY, Pedukuhan Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Salah seorang sepupu korban, Yulia, menyebut mahasiswi Fisipol UMY itu sempat meminta dibelikan motor oleh orang tuanya.

Baca Juga: Akibat Konsleting Listrik, Rumah Di Pemukiman Padat Penduduk Hangus Terbakar

"Dia itu terakhir nge-chat minta motor, dikarenakan ayahnya ini jauh jadinya dia menghubungi saya dan sudah dibelikan cuma tinggal dikirimkan dan menunggu STNK, sering telponan nanya motornya sudah dikirim belum, saya bilang sabar motor sudah ada tinggal dikirim aja," kata Yulia saat ditemui di rumah duka, Selasa (3/10/2023).

Menurut Yulia, korban merupakan orang yang tertutup dan hanya mau bercerita kepada beberapa orang saja

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry, mengatakan, korban mahasiswi UMY tersebut diduga tewas bunuh diri karena depresi.

Baca Juga: 7 Fakta Mengenai Sejarah Mobile Legends: Bang Bang Professional League

Ia menyebut, malam hari sebelum kejadian, korban mahasiswi UMY itu sempat meminum secara langsung obat 20 butir.

Menurut keterangan saksi, korban juga menangis histeris.

"Ditemukan bekas bungkus Bodrex di kamar korban," kata Jeffry.

Baca Juga: Ibu Di Medan Mandikan Bayi Hingga Tewas, Diduga Lupa Tak Diangkat Dari Ember

Korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis. Puluhan obat Bodrex yang ia minum pun bisa dimuntahkan.

Dari voice note yang dikirim, Jeffry mengemukakan, korban berkeinginan mengakhiri hidup.

Menurut Jeffry, saat dibawa ke UGD RS PKU nadi korban masih berdenyut, tetapi sekitar 10 menit korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X