Klarifikasi Pihak RS Jatiasih Perihal Bocah 7 Tahun Mati Batang Otak Setelah Operasi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 3 Oktober 2023 | 16:31 WIB
Mati Batang Otak usai operasi amandel (foto:fimela)
Mati Batang Otak usai operasi amandel (foto:fimela)

FAJARNUSA.COM — Polisi mulai mengusut kasus kematian bocah berinisial A (7) di Kota Bekasi yang didiagnosis mati batang otak setelah menjalani operasi amandel di salah satu rumah sakit (RS) di Kota Bekasi.

Direktur rumah sakit hingga dokter akan diklarifikasi terkait dugaan malpraktik yang dilaporkan.

Pemilik Rs Kartika Husada Jatiasih buka suara dan lakukan klarifikasi soal meninggalnya bocah 7 tahun pasca mengalami batang mati otak usai sebelumnya Menjalani operasi pengangkatan amandel. Pihak RS dilaporkan pihak keluarga lantaran diduga melakukan tindak malpraktik RS Bekasi.

Baca Juga: Grebek Gudang Miras, Polsek Gebang Sita Ribuan Botol Ciu

"Pelapor, saksi, terlapor semua akan kita undang klarifikasi untuk dimintai keterangannya," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (3/10/2023).

Sebagaimana diketahui, total ada 8 orang terlapor dalam dugaan malpraktik dalam kasus ini. Termasuk direktur rumah sakit hingga para dokter yang menjalankan operasi terhadap korban.

Laporan tersebut sudah teregister dengan nomor LP/B/5814/IX/2023/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 29 September 2023.

Baca Juga: Mahasiswa Unila, Davina Syafa Kamila, Torehkan Prestasi Luar Biasa pada Program Magang di PT. United Tractors

Untuk mengusut kasus ini, dr Nidya Kartika Yolanda memohon maaf dan turut berduka atas meninggalnya bocah dengan inisial (BA).

Namun, pihaknya memastikan RS Kartika Husada sudah melakukan SOP sesuai standar dan tidak ada tindakan malpraktik selama proses pengobatan maupun perawatan berlangsung.

"Dari hati yang paling dalam kami mohon dimaafkan segala kekecewaan, selama dilakukan pengobatan dan lainnya, Insha Allah sejak awal tindakan dan juga perawatan, pengobatan dari hari dan menit pertama tim medis sangat berupaya memberikan yang terbaik," beber dr Nidia dalam konferensi pers Rabu (3/10/2023).

**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X