Aksi pemberontakan ini melibatkan penculikan dan pembunuhan anggota Tentara Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), yang menyebabkan tewasnya beberapa perwira tinggi dan perwira menengah.
Proses penculikan terhadap perwira-perwira TNI AD dilakukan pada berbagai lokasi dan waktu yang berbeda, dengan koordinasi yang cermat oleh para pelaku G30S/PKI.
Baca Juga: 4 Fakta Sinna Sherina Munaf, Lihat Apa Saja Faktanya
Para jenderal yang menjadi korban termasuk sebagai berikut;
1. Letnan Jenderal Ahmad Yani
2. Mayor Jenderal Raden Suprapto
3. Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono
4. Mayor Jenderal Siswondo Parman
5. Brigadir Jenderal Donald Isaac Pandjaitan
6. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo
7. Letnan Satu Pierre Andreas Tendean.
Baca Juga: Real Madrid Kembali Menang Melawan Palmas Skor Akhir 2-0
Proses penculikan ini terjadi dalam beberapa tahap, termasuk pertemuan di Lubang Buaya, perjalanan dengan bus dan truk ke kawasan Menteng, perumahan elite di Jakarta, dan akhirnya, pelaporan bahwa operasi militer G30S telah berhasil dilaksanakan.
Proses penculikan terhadap masing-masing jenderal dilakukan dengan berbagai metode, termasuk penggunaan pasukan kecil dan kendaraan truk.
Beberapa jenderal mengalami perlawanan, sementara yang lainnya ditangkap tanpa melawan.
Artikel Terkait
Pasokan Senjata Ditingkatkan, Menteri Pertahanan Rusia : Untuk Pengalaman Militer Khusus
Mobil Suzuki Jimny Bekas Keluaran 2019 Ternyata Harganya Segini ! Kolektor Wajib Bangga
Hasil Pertandingan Bola Asian Games 2023, Iran dan Korea Utara Melaju ke Babak Perempat Final
Pertandingan Sengit di Babak 16 Besar Asian Games 2023, Simak Jadwal Pertandingan
Perkembangan Pratama Arhan Dengan Suwon FC di K-League 1