Begini Kronologi, Kasus Polisi di Bandung Minta Uang kepada Korban Begal

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Kamis, 28 September 2023 | 18:28 WIB
ilustrasi gambar kronologi aksi oknum polisi palak korban pegal (foto : era.id)
ilustrasi gambar kronologi aksi oknum polisi palak korban pegal (foto : era.id)

FAJARNUSA.COM—Sebuah peristiwa kontroversial terjadi di Bandung, Jawa Barat, ketika seorang anggota polisi meminta sejumlah uang kepada seorang korban begal yang sedang mencari kendaraan yang hilang.

Kejadian ini mencuat setelah Mutiara Islamiati Putri melaporkan bahwa kendaraannya yang hilang telah dijual melalui platform Marketplace Facebook.

Mutiara Islamiati Putri kehilangan sepeda motor pada Jumat (22/9/2023) saat berada di kawasan Secapa AD, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung.

Baca Juga: Oknum Polisi Berpangkat Aiptu US, Diduga Meminta Uang dari Korban Begal

Ia menjadi korban begal yang merampas sepeda motornya.

Beberapa hari kemudian, ia menemukan bahwa sepeda motornya dijual oleh pelaku melalui Marketplace Facebook.

Dalam upayanya untuk melacak dan mendapatkan kembali kendaraannya, Mutiara Islamiati Putri memutuskan untuk meminta bantuan dari pihak kepolisian.

Baca Juga: Amankah iPhone 15 Jika Dicharge Mengggunakan Kabel Android ?

Namun, ketika petugas setuju untuk mencari kendaraan yang hilang, seorang oknum polisi justru meminta sejumlah uang dengan alasan untuk makan dan bensin kendaraan.

Mutiara Islamiati Putri mencatat percakapan tersebut di akun TikTok pribadinya, @MutiaraIP, dan unggahannya menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, ia menyebutkan bahwa awalnya ia hanya memiliki Rp 200 ribu, namun petugas meminta lebih banyak, untuk segera memulai pencarian.

Baca Juga: 4 Fakta Sinna Sherina Munaf, Lihat Apa Saja Faktanya

"Aku bilang cuma ada Rp 200 ribu, tapi di senyumin tipis, yuhuu. Terus aku naikin, ya udah, Rp 500 ribu, Pak, enggak ada lagi, saya juga ini tanggal tua," ucap dia menirukan percakapan dengan petugas seperti dikutip dari media sosialnya.

Namun, karena ia tidak memiliki jumlah tersebut, rencana pencarian kendaraan ke Garut harus ditunda.

Akhirnya, ketika ia mencoba melanjutkan pencarian keesokan harinya, ia menemukan bahwa sepeda motornya telah terjual kepada orang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X