FAJARNUSA.COM — Memasuki bulan Mulud atau Maulud, ada tradisi unik yang berada di Kanoman Cirebon yaitu membersihkan atau melakukan pencucian terhadap seperangkat alat gamelan.
Seperangkat gamelan tersebut bernama Gong Sekati atau sekaten, yang konon katanya berusia kurang lebih dari 1 Abad atau sekitar 100 Tahun.
Tradisi pencucian gong yang rutin dilakukan setiap tanggal 7 bulan Mulud ini, disebut Siraman Gong Sekati oleh masyarakat setempat.
Baca Juga: Viral The Real Sepuh, Kakek di Bali Berusia 80 Tahun Jalani Ujian Proposal Skripsi
Ritual pencucian seperangkat alat gamelan itu diawali dengan proses penyiraman menggunakan air kembang.
Setelah disiram, proses selanjutnya adalah alat gamelan tersebut kemudian digosok menggunakan serabut kepala dan bubuk batu bata merah.
Asap putih beraroma kemenyan terus mengepul selama prosesi itu berlangsung. Sejumlah pria berpakaian hitam, hijau dan putih terlihat mencuci satu per satu alat gamelan tersebut.
Baca Juga: PSG Pesta Gol Saat Melawan Marseille Dengan Skor 4-0
Juru Bicara Kesultanan Kanoman, Ratu Raja Arimbi mengatakan, Gong Sekati atau Sekaten ini merupakan seperangkat gamelan yang usianya sudah lebih dari 600 tahun. Alat gamelan ini hanya akan dikeluarkan satu kali dalam satu tahun.
Gong Sekaten itu rutin dikeluarkan setiap 7 Mulud untuk dibersihkan melalui tradisi siraman sebelum kemudian dibunyikan pada 8 Mulud.
Di luar momen tersebut, Gong Sekaten biasanya disimpan di dalam sebuah tempat yang ada di Keraton Kanoman.
"Pencucian ini bertujuan untuk mensucikan atau membersihkan sebagai persiapan Gong Sekatennya dibunyikan pada 8 Mulud, malam hari," kata Arimbi
Menurut Arimbi, prosesi tradisi Siraman Gong Sekaten ini dilakukan di Langgar Keraton Kanoman.
Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Patih Keraton Kanoman Cirebon Pangeran Patih Raja Muhammad Qodiran mewakili Sultan Kanoman, Pangeran Raja Muhammad Emirudin.
Artikel Terkait
Jarang Terlihat Di Televisi, Ternyata Livy Renata Terima Kontrak Dari Agensi Jepang, Berikut Alasannya !
Tim SAR Padamkan Kapal Kargo Yang Terbakar Di Perairan Lampung
Presiden Jokowi Kunjungi Toko Mainan Saat di Bali, Apa Alasannya ?
Perolehan Sementara di Asian Games 2023, Indonesia Sudah Kantongi 4 Medali
Kontroversi Penunjukan Lesti Kejora Duta Petani Milenial, Warganet Protes Seharusnya Melody JKT48