FAJARNUSA.COM - Viral di media sosial video yang menunjukkan seorang balita yang naik ke puncak Gunung Kerinci, Jambi.
Pria yang membawa peralatan mendaki itu tampak tengah menuntun balita yang mengenakan jaket tebal berwarna merah muda.
Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang balita diizinkan menginjakkan kaki di puncak Gunung Kerinci, gunung berapi tertinggi di Indonesia.
Baca Juga: KPK Resmi Buka 214 Lowongan CPNS, Cek Syarat dan Jadwalnya!
Dudung, Petugas Pos R10 atau pos registrasi pendakian Gunung Kerinci, mengatakan, kejadian dalam video itu terjadi pada 15-17 Agustus 2023.
"Pendakian bersama balita yang dilarang sesuai SOP itu, apabila tidak didampingi oleh guide atau porter," ujar Dudung.
Dudung juga mengungkapkan, kedua orang tua balita itu hanya mengatakan mendaki sampai batas Shelter 1 Gunung Kerinci bersama anak mereka. Itu berarti mereka tidak akan mengajak balita tersebut ke puncak.
Baca Juga: UI Penabulu STPI Indramayu Dorong Lintas Sektoral Atasi TBC
Kedua orang tua balita tersebut juga sudah membuat surat pernyataan yang dibubuhi materai bahwa segala yang terjadi di dalam melakukan kegiatan pendakian di luar tanggung jawab pihak pos.
"Kami sudah jelaskan secara detail. Kedua orangtua balita saat melapor ke petugas pendakian mengaku hanya naik sebatas shelter 1 lalu pulang," ucap Dudung.
Dudung menyatakan, saat sore hari balita itu dan orang tuanya tidak turun, padahal kalau hanya sampai Shelter 1, seharusnya sudah kembali. Ternyata, mereka diketahui melanjutkan perjalanan sampai ke Shelter 2 dan 3 serta puncak Gunung Kerinci.
Baca Juga: Tepat Hari Ini, Mengenang 22 Tahun Peristiwa Mengerikan 9/11 Yang Tewaskan 3000 Orang
"Di sore harinya mereka enggak turun dan ter-update 2 hari selanjutnya mereka beserta guide, porter dan kedua orang tuanya turun dari gunung dan menyatakan habis summit dalam keadaan selamat sehat semua," bebernya.
Dudung membeberkan, pendaki berusia di bawah 17 tahun wajib mengantongi surat izin dari orangtua dan mengisi data diri ketika berada di pos registrasi.
Dia juga menyarankan, anak berusia di bawah 7 tahun tidak diajak ke ketinggian atau puncak gunung yang ekstrem.*
Artikel Terkait
Manusia Dengan Kaki Burung Unta ? Memangnya Ada ? Simak Kisah Suku VaDoma.
Pasca Kebakaran, Pantauan DPKP Masih Terdapat 3 Titik Api Menyala di TPA Kopiluhur
Boxing Battle | Komika Melawan Drummer SiD, Uus Bercanda ?!?
Warga Warukawung Cirebon Meninggal Gantung Diri di Pohon Rambutan, Ternyata ini Penyebabnya !