Pasca Kebakaran, Pantauan DPKP Masih Terdapat 3 Titik Api Menyala di TPA Kopiluhur

photo author
Deti S. Aprianti, Fajar Nusa
- Senin, 11 September 2023 | 13:18 WIB
Lokasi kebakaran TPA Kopiluhur Kota Cirebon (foto: Antara)
Lokasi kebakaran TPA Kopiluhur Kota Cirebon (foto: Antara)

FAJARNUSA.COM – Pantauan DPKP api masih menyala dari celah sisa pembakaran sampah di TPA Kopiluhur, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu, 10 September 2023.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon, Nurzaman mengungkapkan, api masih menyala di tiga titik.

Petugas DPKP Kota Cirebon sendiri sejak sehari sebelumnya, Sabtu, 9 September 2023 belum menghentikan upaya pemadaman api di TPA Kopiluhur sampai Minggu, 10 September 2023.

Baca Juga: Nama Tiga Kapolsek Jajaran Polresta Cirebon Yang Raih Penghargaan

"Kami masih melakukan upaya pemadaman, sejak Sabtu pukul 15.30 WIB sampai Minggu pukul 04.00 WIB," katanya.

Saat ini, telah dibentuk tim gabungan dari berbagai sektor untuk memaksimalkan pemadaman api di TPA Kopiluhur.

"Kami kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk Polda Jabar, TNI, termasuk DPRKP, juga PDAM kita koordinasikan terkait ketersediaan air," jelasnya.

Baca Juga: Kepala Sekolah SDN 1 Sampiran, Ciptakan Lingkungan Nyaman Bagi Anak Didik

Dari kolaborasi dengan berbagai sektor tersebut, DPKP Kota Cirebon memastikan kebutuhan air selama proses pemadaman tercukupi.

"Dalam pola pemadaman ini, airnya tidak terputus, sehingga mudah melakukan pemadaman," ujarnya.

Dia membeberkan, setidaknya terdapat tiga titik di area TPA Kopiluhur yang belum berhasil dipadamkan.

Baca Juga: 2 Guns Kembali Tayang ? Dua Penjahat Kelas Kakap Laksanakan Misi Penangkapan Bos Narkoba.

Pihaknya mengaku kesulitan sebab lokasinya berada di tepi jurang.

"Tidak mudah melakukan pemadaman karena medan cukup berat di jurang sebelah timur. Ada sekitar 3 - 4 titik api yang belum bisa dipadamkan," ungkapnya.

Masih dengan bantuan alat berat ekskavator, DPKP Kota Cirebon masih berupaya menjangkau titik api tersebut.

Baca Juga: Pemenang MTQ ke 49 Kabupaten Cirebon Akan Mengikuti MTQ Tingkat Jawa Barat

Ekskavator dikerahkan untuk mengeruk timbunan sampah, sebelum kemudian air disiramkan di atasnya.

Dia menjelaskan, api kembali menyala di sejumlah titik pada celah-celah sisa pembakaran.

Api tersebut muncul karena kandungan zat metana pada timbunan sampah rumah tangga.

"Memang di TPA Kopiluhur itu menghasilkan gas metana, sehingga ketika terpapar panas tinggi timbul api lagi," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Deti S. Aprianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X