Kenali Apa Marmer Thassos, Jawaban Dari Lantai Masjidil Haram Tetap Sejuk Meski Panas Terik

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Selasa, 10 Oktober 2023 | 21:09 WIB
Lantai indah Masjidil Haram di Kota Makkah yang tetap sejuk meski teriknya matahari. (Foto: Instagram/@ilovemakkah) (Diambil dari pemilik akun Instagram @ilovemakkah)
Lantai indah Masjidil Haram di Kota Makkah yang tetap sejuk meski teriknya matahari. (Foto: Instagram/@ilovemakkah) (Diambil dari pemilik akun Instagram @ilovemakkah)

FAJARNUSA.COM—Banyak orang di seluruh dunia telah lama penasaran dengan fenomena unik yang terjadi di Masjidil Haram, di mana lantai keramik di area Mataf (tempat thawaf) tetap sejuk meski teriknya matahari yang menyinari Kota Makkah.

Mysteri ini telah memicu banyak spekulasi dan pertanyaan dari para pengunjung.

Salah satu teori yang muncul adalah bahwa terdapat sistem pendingin udara yang canggih di bawah lantai, namun, Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci membantah klaim tersebut.

Baca Juga: Curahan Hati Isyana Sarasvati Usai Alami Keguguran Di Usia 8 Minggu nya

Menurut mereka, rahasia keajaiban lantai yang sejuk terletak pada bahan marmer jenis Thassos yang digunakan.

Dilansir dari Saudigazette, penggunaan marmer Thassos di Masjidil Haram dimulai pada tahun 1398, pada masa pemerintahan Raja Khalid.

Arab Saudi telah mengimpor marmer Thassos Yunani selama beberapa dekade karena kemampuannya yang unik dalam memantulkan cahaya dan panas, yang tidak dimiliki oleh jenis granit dan marmer lainnya.

Baca Juga: Keluarga Korban Pembunuhan Dini Sera Afrianti, Ceritakan Detik-Detik Kematian Tragisnya

Marmer Thassos ini dikenal sebagai marmer paling putih dan langka di dunia, dengan butiran kecil yang indah.

Asalnya dari Pulau Thassos Yunani, marmer ini telah diekstraksi sejak zaman kuno.

Orang Yunani adalah orang pertama yang menemukan marmer dan mengembangkan penggunaannya sepanjang sejarah.

Baca Juga: Menteri Investasi Berikan Doa dan Dukungan Kepada Luhut, Bahlil Berharap Opung Sehat Kembali

Keunggulan marmer ini terletak pada warna putih kristalnya yang khas, menjadikannya salah satu batu alam paling murni dan padat.

Ketebalan marmer Thassos yang digunakan di Masjidil Haram mencapai lima sentimeter.

Keistimewaannya terletak pada kemampuannya menyerap kelembapan melalui pori-pori kecil pada malam hari, dan pada siang hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bupati Dian Hadiri Cilimus Bershalawat Jilid 2

Sabtu, 13 September 2025 | 08:45 WIB

Dai Muda Unjuk Gigi, Semarakkan Maulid Nabi di Indramayu

Kamis, 11 September 2025 | 05:04 WIB
X