FAJARNUSA - Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat resmi dicopot dari jabatannya selaku Kepala Kepolisian Indonesia Resort Malang.
Hal tersebut merupakan buntut dari Tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang Aremania dan Aremanita usai laga Aremania FC vs Persebaya Surabaya yang berujung kerusuhan pada 1 oktober 2022 silam.
Ratusan Orang pendukung Arema FC terkonfirmasi meninggal dunia akibat sesak nafas, terinjak injak dan berdesakan saat hendak keluar dari stadion Kanjuruhan Malang usai Polisi menembakan gas air mata.
Lantas apa sebenarnya intruksi dari Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat sebelum pertandingan Arema vs Persebaya yang berujung kejadiaan naas yang menewaskan ratusan pendukung Aremania di Stadion Kanjuruhan?
Baca Juga: Nah Kan, Ade Armando Kena Tegur Biar Gak Babak Belur Lagi Gegara Tuduh Aremania
Dari video yang beredar luas di twitter tampak Kapolres MAlang AKBP Ferli Hidayat sedang memberikan arahan pada personil Polisi sebelum pertandingan Arema vs Persebaya.
Dalam video yang berduarsi 1.10 detik tersebut AKBP Ferli Hidayat terlihat jelas mengarahakan anak buahnya untuk bertindak humanis dan preventif dalam mengamankan pertandingan Arema vs Persebaya.
Baca Juga: Nah Kan, Ade Armando Kena Tegur Biar Gak Babak Belur Lagi Gegara Tuduh Aremania
Berikut ini Arahan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat sebelum pertandingan Arema vs Persebaya digelar kepada bawahannya.
1. Tolong tidak ada satupun anggota yang membawa senjata api.Jadi Kalo ada baik ditaraf senior ataupun perwira tolong segera diamankan dahulu.
2. Tolong Tidak ada yang melakukan kekerasan yang sifatnya eksesif seperti apapun nanti dinamikanya tolong jangan sampai kita melakukan kekerasan yang sifatnya eksesif, sesuaikan saja dengan ancaman yang kita hadapi dengan kekuatan yang kita miliki.
3. Saya mohon bantuan teman - teman perwira melakukan pengawasan dan pengendalian penuh terhadap rekan - rekan anggotanya. sebagaimana dikutip fajarnusa.com dari akun twitter @HambaAllah_411 (cek video disini) pada rabu,5 oktober 2022.***