Bersama ASTRA Infra, Persiapkan Perjalanan Balik Lebaran 2025 yang Aman dan Nyaman

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 2 April 2025 | 10:04 WIB
Ilustrasi perjalanan balik lebaran 2025 bersama Astra Infra. (Dok. Astra Infra)
Ilustrasi perjalanan balik lebaran 2025 bersama Astra Infra. (Dok. Astra Infra)

3. Pastikan Kondisi Pengemudi & Kendaraan dalam Keadaan Prima

Memeriksa kondisi kendaraan menjadi hal penting yang harus dilakukan sebelum perjalanan kembali, seperti kondisi dan tekanan ban, mesin, rem, serta karet wiper dalam keadaan prima, hingga ketersediaan cairan wiper dan cairan radiator yang memadai.

Tidak hanya itu, kondisi fisik pengemudi juga perlu dipastikan siap untuk kembali menempuh perjalanan pulang, serta tetap fokus dan waspada dalam berkendara. Selama perjalanan, jangan lupa untuk beristirahat di rest area terdekat setelah 4 jam berkendara.

Baca Juga: Bertemu Didit Hediprasetyo saat Halal Bihalal di Kediaman Megawati, Ahok Bongkar Isi Percakapannya

Gunakan waktu istirahat untuk melakukan peregangan agar badan kembali segar untuk melanjutkan perjalanan.

Jangan lupa untuk membawa perlengkapan pribadi yang cukup, termasuk obat-obatan jika anda memiliki penyakit tertentu.

4. Terapkan Prinsip Keselamatan Berkendara (Safety Driving)

Baca Juga: Sempat Dipekerjakan Kembali, Sandi Butar Butar Kembali Dipecat dari Damkar Depok, Apa Alasannya?

Praktisi keselamatan berkendara serta Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan bahwa pengguna jalan wajib menerapkan five seeing habits di jalan, baik jalan tol maupun non-tol, agar perjalanan aman dan selamat sampai tujuan, diantaranya:

a. Mengamati Lingkungan Sekitar

Pengguna jalan dapat mengalihkan pandangan ke depan, spion tengah, serta spion kanan dan kiri secara berkala untuk meningkatkan kesadaran situasional.

Baca Juga: Tak Terima Dituduh Pedofil Oleh Keluarga Kim Sae Ron, Kim Soo Hyun Ungkap Adanya Manipulasi Chat di KakaoTalk

Dengan mengalihkan pandangan dari satu titik fokus, pengendara dapat terhindar dari rasa kantuk serta potensi terjadinya microsleep.

b. Cara berkomunikasi yang tepat dengan kendaraan lain

Pengguna jalan dapat berkomunikasi dengan pengguna jalan lain melalui kontak mata, klakson, atau lampu kendaraan untuk menghindari kesalahpahaman di jalan.

Baca Juga: Kebakaran Pabrik Plastik di Sekitar Kawasan Bandara Soetta, 47 Pesawat Sempat Berputar-putar di Udara

c. Menjaga Jarak Aman Dengan Kendaraan Lain

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X