Bersama ASTRA Infra, Persiapkan Perjalanan Balik Lebaran 2025 yang Aman dan Nyaman

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 2 April 2025 | 10:04 WIB
Ilustrasi perjalanan balik lebaran 2025 bersama Astra Infra. (Dok. Astra Infra)
Ilustrasi perjalanan balik lebaran 2025 bersama Astra Infra. (Dok. Astra Infra)

FAJARNUSA.COM (Jakarta) – Memasuki hari raya Idul Fitri 1446 H, tercatat 3,1 juta kendaraan telah melintasi ruas tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, dan Jombang-Mojokerto hingga 31 Maret 2025.

Pada hari Lebaran, di ruas Tol Tangerang–Merak terpantau sekitar 122 ribu kendaraan melintas pada Senin, 31 Maret 2025, lebih kecil 2,3% dibandingkan Lalu Lintas Harian Normal dan menurun 22,3% dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Sementara itu, di ruas tol Cikopo–Palimanan terpantau sekitar 97 ribu kendaraan melintas, lebih besar 95% dibandingkan Lalu Lintas Harian Normal dan meningkat 5% dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Baca Juga: Drama Terbaru Kim Soo Hyun Diduga Batal Tayang Usai Pernyataan Kontroversialnya di Konferensi Pers

Adapun di ASTRA Infra Toll Road Jombang–Mojokerto terpantau lalu lintas lancar di kedua arah, tercatat sekitar 59 ribu kendaraan melintas, lebih besar 125% dibandingkan Lalu Lintas Harian Normaldan menurun 3% dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Menyambut kembalinya masyarakat pada arus balik Lebaran 2025, ASTRA Infra mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan merencanakan perjalanan balik dengan bijak.

Perjalanan balik yang menempuh jarak yang panjang dan jauh ini tentunya akan menguji fisik dan mental pengguna jalan untuk dapat tetap berkonsentrasi dan fokus saat mengemudi sehingga dapat sampai tujuan dengan selamat.

Baca Juga: Suaminya Diduga Selingkuh dengan Lisa Mariana, Atalia Praratya Sempat Akui Berat Jadi Istri Ridwan Kamil

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan pengguna jalan untuk mewujudkan perjalanan balik yang aman dan nyaman:

1. Merencanakan Perjalanan Balik Dengan Cermat
Agar perjalanan balik berjalan lancar dan nyaman, perencanaan yang matang sangatdiperlukan.

ASTRA Infra mengimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari periode yang diprediksi menjadi puncak arus balik agar tercipta perjalanan balik yang aman, nyaman dan lancar.

Baca Juga: Dibanderol Ratusan Juta, Ini Arti dan Harga Fantastis Cincin Lamaran Luna Maya dan Maxime Bouttier

Di ruas tol Tangerang–Merak, puncak arus balik diprediksi pada Jumat, 11 April 2025 dengan estimasi 167 ribu kendaraan melintas.

Sementara itu di ruas tol Cikopo–Palimanan, puncak arus balik diprediksi pada Minggu, 6 April 2025 dengan estimasi 141 ribu kendaraan melintas.

Sedangkan di ruas tol Jombang–Mojokerto, puncak arus balik diprediksi pada Kamis, 3 April 2025 dengan estimasi 92 ribu kendaraan melintas.

Baca Juga: Seolah Tak Terima, Lisa Mariana Sebut Ayu Aulia Lebih Dulu Dekat dengan Ridwan Kamil

Untuk menghindari kepadatan lalu lintas pada perjalanan balik Lebaran 2025, pemudik dapat memanfaatkan diskon tarif pada ruas tol ASTRA Infra, yang diberlakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurai kepadatan pada puncak arus balik.

Di ruas tol Cikopo-Palimanan, pada arus balik, diskon 20% akan diberlakukan pada Kamis, 3 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 5 April 2025 pukul 05.00 WIB dan Selasa, 8 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Kamis, 10 April 2025 pukul 05.00 WIB bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dari Semarang (asal gerbang tol Kalikangkung) menuju gerbang tol Cikampek Utama.

Sedangkan di ruas tol Tangerang-Merak, diskon 20% akan diberlakukan pada Selasa, 8 April 2025 pukul 00.00 WIB hingga Rabu, 9 April 2025 pukul 24.00 WIB bagi pengguna jalan yang masuk melalui gerbang tol Merak menuju gerbang tol Cikupa dan sebaliknya.

Baca Juga: Wali Kota Cirebon Laksanakan Salat Idulfitri di Masjid At-Taqwa : Momentum untuk Tingkatkan Kebersamaan dan Berbagi

2. Hindari Membawa Barang Bawaan Berlebihan Sepulang dari kampung halaman.

Biasanya pemudik akan membawa barang lebih banyak dari saat berangkat mudik. Namun perlu diperhatikan untuk tidak memaksakan membawa barang terlalu banyak pada kendaraan, karena hal ini akan berpengaruh pada kinerja kendaraan yang digunakan serta dapat membahayakan keamanan saat berkendara.

Barang bawaan yang terlalu banyak dapat menutupi kaca belakang kendaraan hingga susunan penempatan barang yang tidak stabil juga bisa runtuh saat perjalanan, serta membahayakan pengguna jalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X