Meski bantuan tersebut sulit untuk dilakukan atau merugikan diri sendiri, Anda akan tetap berusaha membantu orang tersebut demi membuat mereka senang.
4. Mengubah Kepribadian di Depan Orang Lain
Untuk menyenangkan orang lain, seorang people pleaser bisa berubah jadi orang lain atau sosok yang orang lain itu kagumi. Hal ini dilakukan untuk menyenangkan dan memuaskan orang lain, sekaligus agar diterima masyarakat.
Baca Juga: Kronologi Penembakan Yang Dilakukan Bocah 14 Tahun di Siam Paragon Bangkok
Sering kali people pleaser menjadi sasaran pertama untuk dilimpahi suatu tugas, karena sudah dikenal akan menerima tugas dengan senang hati. Meski tidak semua orang berniat memanfaatkannya, lama-kelamaan seorang people pleaser akan merasa dirinya dimanfaatkan dan terlalu banyak berkorban.
Dampaknya, seorang people pleaser bisa memendam rasa benci bahkan menjadi frustrasi. Bahkan tak hanya dirinya, keluarga maupun orang terdekat people pleaser pun akan merasa frustrasi dan kesal melihat tingkah lakunya yang pada akhirnya mau saja dimanfaatkan.
Jika ia berada di sekitar orang yang manipulatif, people pleaser juga berisiko mengalami penipuan dan pelecehan. Melihat pola hidupnya yang banyak menguras tenaga dan memendam perasaan, ia juga akan lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan fisik maupun mental.
**
Artikel Terkait
Grand Finals Garena Youth Championship 2023 Free Fire Akan Berlangsung 8 Oktober, 12 Sekolah Siap Bertarung
Bocah Laki-Laki 14 Tahun Lakukan Penembakan Menggunakan Pistol di Siam Paragon Bangkok, 2 Orang Tewas
Tanggul Pantai Jakarta Utara Bocor Pemprov DKI Janji Akan Perbaiki
Jude Bellingham Punya Statistik Fenomenal di Real Madrid
Wendy Walters Kini Miliki Hobi Yang Bikin Curi Perhatian Usai Cerai Dari Reza Arap