Kronologi Penembakan Yang Dilakukan Bocah 14 Tahun di Siam Paragon Bangkok

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 4 Oktober 2023 | 19:39 WIB
Kronologi penembakan di Siam Paragon Bangkok (foto:headtopics)
Kronologi penembakan di Siam Paragon Bangkok (foto:headtopics)

FAJARNUSA.COM — Untuk mempermudah Anda mengikuti perkembangan dunia, kami sudah merangkum informasi utama dari sejumlah negara.

Rabu 3 Oktober 2023 yang telah terjadi penembakan di pusat perbelanjaan Thailand.

Terdapat beberapa asumsi mengenai kronologi kejadian yang terjadi di lokasi, sebagai berikut :

Baca Juga: Bocah Laki-Laki 14 Tahun Lakukan Penembakan Menggunakan Pistol di Siam Paragon Bangkok, 2 Orang Tewas

  • Polisi mengatakan seorang tersangka, yang masih di bawah umur, ditangkap pada hari Selasa kurang dari satu jam setelah laporan pertama kali terjadi tembakan di Siam Paragon Mall.
  • (Awalnya) satu orang tewas dan enam lainnya luka-luka, menurut Yutthana Sretthanan, direktur Pusat Medis Darurat Bangkok. Jumlah korban kemudian dilaporkan bertambah menjadi dua orang tewas. 
  • Seorang penyerang melepaskan tembakan di dalam sebuah pusat perbelanjaan besar di ibu kota Thailand, Bangkok, menewaskan sedikitnya dua orang sebelum ditangkap.
  • Penembakan tersebut mendorong pihak berwenang untuk menutup akses ke halte kereta api layang Siam di dekatnya, mencegah penumpang keluar dari stasiun transit ketika jam sibuk malam dimulai dan hujan lebat mengguyur kota tersebut.
  • Petugas pertolongan pertama terlihat memasuki mal ketika sirene meraung-raung di luar. Para saksi mata mengatakan kerumunan orang meninggalkan gedung tersebut, salah satu dari beberapa pusat perbelanjaan di kawasan yang populer di kalangan turis dan warga kaya Thailand.
  • Para korban tewas berasal dari Tiongkok dan Myanmar, kata kepala polisi Thailand. Salah satu korban adalah warga Tiongkok dan satu lagi, yang bekerja di mal adalah warga Burma, kata kepala polisi nasional Torsak Sukvimol pada konferensi pers. Lima orang lainnya (yang terluka) disebutkan: satu warga negara Laos, satu warga Tiongkok, dan tiga warga Thailand.
  • Tersangka, yang motifnya tidak jelas, menyerahkan diri kepada petugas dan menggunakan pistol, kata polisi. Sejumlah media menyebut bahwa rekaman dari kamera keamanan menunjukkan pelaku berlutut dengan tangan di atas kepala ketika tiga petugas mendekatinya. Seorang petugas kemudian menjatuhkannya ke lantai.
  • Ketika polisi tiba di lokasi kejadian pada pukul 17:10 waktu setempat (10:10 GMT) dan berhasil melucuti senjata penyerang, beberapa orang telah terkena serangan penembakan. Ambulans harus berjuang melawan lalu lintas jam sibuk yang terkenal di wilayah Bangkok ini untuk membawa para korban ke rumah sakit.
  • Tersangka penembakan yang masih remaja saat ini telah dipindahkan ke kantor polisi Pathumwan.
  • Tersangka disebutkan bersekolah di dekat mal dan pernah mendapatkan perawatan untuk kondisi kesehatan mental di rumah sakit Rajvithi, namun baru-baru ini berhenti minum obat, kata kepala polisi nasional Torsak Sukvimol.
  • Kepala sekolah swasta The Essence School, menulis surat kepada orang tua yang mengonfirmasi bahwa tersangka adalah seorang murid dan mengatakan sekolah tersebut akan bekerja sama dengan polisi.
  • Menurut laporan The Nation, polisi mengatakan bahwa tersangka yang merupakan seorang siswa di sebuah sekolah dekat mal mengaku dia mengira seseorang akan menyerangnya, sehingga dia mengeluarkan pistol Glock 9mm miliknya dan mulai menembak.

Baca Juga: Usai Lecehkan Mahasiswi, Dosen UIKA Bogor Undurkan Diri Dari Kampusnya

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengonfirmasi kepada awak media bahwa situasi kini terkendali.

"Polisi sedang membersihkan lokasi kejadian. Situasinya mereda," ujarnya.

Sementara itu, Kedutaan Besar Singapura di Bangkok menyarankan warganya untuk terus memantau situasi secara saksama melalui laporan berita lokal dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang Thailand.

"Kedutaan akan memberikan update jika ada perkembangan lebih lanjut. Tetap berhati-hati," ungkap Kedutaan Besar Singapura di Bangkok.

**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X